Kamis, Juni 30, 2011

Kiamat...?? Are you ready???

Sudah lama tidak menulis catatan-catatan di blog ini. Hari ini saya akan mencoba menulis kembali dengan cerita-cerita dan pengalaman-pengalaman serta kumpulan-kumpulan link yang saya dapati selama ini...silakan membaca

Hari ini saya mau membahas tentang Kiamat.
Apa itu kiamat? Kiamat adalah hari akhir atau End of the world.

Walaupun terjadinya harinya kiamat adalah hanya Allah saja yang tahu dan sifatnya ghoib tetapi Rasulullah memberikan tanda-tandanya, agar kita sebagai umatnya mempersiapkan dan sadar diri untuk bangkit bertobat serta berserah diri.

Berikut tanda-tandanya :
“Tidak akan terjadi hari qiamat sehingga kamu melihat sebelumnya sepuluh macam tanda-tandanya”. Kemudian beliau menyebutkannya: “Asap, Dajjal, binatang, terbit matahari dari tempat tenggelamnya, turunnya Isa bin Maryam a.s, Ya’juj dan Ma’juj, tiga kali gempa bumi, sekali di timur, sekali di barat dan yang ketiga di Semenanjung Arab yang akhir sekali adalah api yang keluar dari arah negeri Yaman yang akan menghalau manusia kepada Padang Mahsyar mereka”. – Hadis Riwayat Muslim

Didalam hadis itu dijelaskan terdapat 10 tanda yaitu :

1. Asap yang akan keluar yang menganggu para mahluk-mahluk di bumi dan mengakibatkan penyakit-penyakit ringan hingga berat.

2. Dajjal adalah suatu mahluk yang mempunyai mata satu sedang yang satunya buta. Dia membawa fitnah besar yang akan meragukan keimanan seseorang dimana dia memberikan kenikmatan surga padahal itu adalah neraka.

Banyak hadis-hadis yang membahas tentang Dajjal :

Dari Qatadah, beliau mendengar daripada Anas bin Malik bahawa Rasulullah SAW telah bersabda ;Tidak seorang nabi kecuali ia telah memperingatkan kaumnya terhadap sang pendusta yang buta sebelah mata. Ketahuilah bahwa Dajjal itu buta sebelah matanya sedangkan Tuhanmu tidak buta sebelah mata dan di antara kedua matanya tertulis "kaaf", "faa", "raa". Hadis riwayat Muslim

Dari Huzaifah, Rasulullah SAW telah bersabda ; Dajjal itu buta mata kirinya, berambut lebat, ia membawa surga dan neraka, nerakanya adalah surga dan surganya adalah neraka. Hadis riwayat Muslim

Dari Abu Salmah, beliau mendengar daripada Abu Hurairah RA bahawa Rasulullah SAW telah bersabda ; Mahukah kamu sekiranya aku menerangkan tentang Dajjal, suatu keterangan yang belum pernah diceritakan seorang nabi kepada kaumnya? Sesungguhnya ia buta sebelah mata, ia datang dengan membawa sesuatu seperti surga dan neraka. Maka apa yang dikatakannya surga adalah neraka dan aku telah memperingatkan kalian terhadapnya sebagaimana Nabi Nuh telah memperingatkan kaumnya. Hadis riwayat Muslim

Abu Said Al-Khudri RA, ia berkata: Suatu hari Rasulullah SAW pernah bercerita kepada kami suatu cerita panjang tentang Dajjal. Di antara yang beliau ceritakan kepada kami adalah: Ia akan datang tetapi ia diharamkan memasuki jalan-jalan Madinah, kemudian ia tiba di tanah lapang tandus yang berada di dekat Madinah. Lalu pada hari itu keluarlah seorang lelaki yang terbaik di antara manusia atau termasuk manusia terbaik menemuinya dan berkata: Aku bersaksi bahwa kamu adalah Dajjal yang telah diceritakan Rasulullah SAW kepada kami. Dajjal berkata: Bagaimana pendapat kalian jika aku membunuh orang ini lalu menghidupkannya lagi, apakah kamu masih meragukan perihalku? Mereka berkata: Tidak! Maka Dajjal membunuhnya lalu menghidupkannya kembali. Ketika telah dihidupkan, lelaki itu berkata: Demi Allah, aku sekarang lebih yakin tentang dirimu dari sebelumnya. Maka Dajjal itu hendak membunuhnya kembali, namun ia tidak kuasa melakukannya. Hadis riwayat Muslim

Mughirah bin Syu`bah RA, ia berkata: Tidak ada seorang yang bertanya kepada Nabi SAW tentang Dajjal lebih banyak dari apa yang aku tanyakan. Beliau bersabda: Kenapa kamu bersusah-payah menanyakan hal itu? Sesungguhnya ia tidak akan membahayakan kamu. Aku bertanya: Wahai Rasulullah, mereka mengatakan bahwa Dajjal itu membawa makanan dan sungai? Beliau menjawab: Perkaranya lebih ringan di hadapan Allah dari itu. Hadis riwayat Muslim

Dari Salim bin Abdullah, beliau telah diberitahu oleh Abdullah bin Umar RA: Bahwa Umar bin Khathab pergi bersama Rasulullah SAW dalam suatu rombongan menuju tempat Ibnu Shayyad dan menjumpainya sedang bermain dengan anak-anak kecil di dekat gedung Bani Maghalah, sedangkan pada waktu itu Ibnu Shayyad sudah mendekati usia baligh. Ia tidak merasa kalau ada Nabi SAW sehingga beliau menepuk punggungnya lalu Nabi berkata kepada Ibnu Shayyad: Apakah kamu bersaksi bahwa aku ini utusan Allah? Ibnu Shayyad memandang beliau lalu berkata: Aku bersaksi bahwa engkau adalah utusan orang-orang yang buta huruf. Lalu Ibnu Shayyad balik bertanya kepada Rasulullah SAW: Apakah engkau bersaksi bahwa aku utusan Allah? Beliau menolaknya dan bersabda: Aku beriman kepada Allah dan para rasul-Nya. Kemudian Rasulullah berkata kepadanya: Apa yang kamu lihat? Ibnu Shayyad berkata: Aku didatangi orang yang jujur dan pendusta. Maka Rasulullah SAW bersabda: Perkara ini telah menjadi kabur bagimu. Lalu Rasulullah melanjutkan: Aku menyembunyikan sesuatu untukmu. Ibnu Shayyad berkata: Asap. Beliau bersabda: Pergilah kau orang yang hina! Kamu tidak akan melewati derajatmu! Umar bin Khathab berkata: Wahai Rasulullah, izinkan aku memenggal lehernya! Beliau bersabda: Kalau dia Dajjal, dia tidak akan dapat dikalahkan, kalau bukan maka tidak ada baiknya kamu membunuh dia. Salim bin Abdullah berkata: Aku mendengar Abdullah bin Umar berkata: Sesudah demikian, Rasulullah dan Ubay bin Kaab Al-Anshari pergi menuju ke kebun kurma di mana terdapat Ibnu Shayyad. Setelah masuk ke kebun beliau segera berlindung di balik batang pohon kurma mencari kelengahan untuk mendengarkan sesuatu yang dikatakan Ibnu Shayyad sebelum Ibnu Shayyad melihat beliau. Maka Rasulullah SAW dapat melihat ia sedang berbaring di atas tikar kasar sambil mengeluarkan suara yang tidak dapat dipahami. Tiba-tiba ibu Ibnu Shayyad melihat Rasulullah SAW yang sedang bersembunyi di balik batang pohon kurma lalu menyapa Ibnu Shayyad: Hai Shaaf, (nama panggilan Ibnu Shayyad), ini ada Muhammad! Lalu bangunlah Ibnu Shayyad. Kemudian Rasulullah SAW bersabda: Seandainya ibunya membiarkannya, maka akan jelaslah perkara dia. Diceritakan oleh Salim, bahwa Abdullah bin Umar berkata: Maka Rasulullah SAW berdiri di tengah-tengah orang banyak lalu memuji Allah dengan apa yang layak bagi-Nya kemudian menyebut Dajjal seraya bersabda: Sungguh aku peringatkan kamu darinya dan tiada seorang nabi pun kecuali pasti memperingatkan kaumnya dari Dajjal tersebut. Nabi Nuh as. telah memperingatkan kaumnya, tetapi aku terangkan kepadamu sesuatu yang belum pernah diterangkan nabi-nabi kepada kaumnya. Ketahuilah, Dajjal itu buta sebelah matanya, sedangkan Allah Maha Suci lagi Maha Luhur tidak buta. Hadis riwayat Muslim

Dari Abu Said Al-Khudri RA, ia berkata: Aku menemani Ibnu Shaid pergi ke Mekah, ia berkata kepadaku: Aku telah bertemu dengan beberapa orang yang menganggap bahwa aku adalah seorang Dajjal. Apakah kamu pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda: Sesungguhnya Dajjal itu tidak mempunyai anak. Aku jawab: Ya! Ia berkata lagi: Dan aku telah mempunyai anak. Bukankah kamu telah mendengar Rasulullah SAW bersabda: Dajjal itu tidak akan memasuki Madinah dan Mekah. Aku menjawab: Ya! Ia berkata lagi: Dan aku telah dilahirkan di Madinah dan sekarang aku sedang menuju ke Mekah. Kemudian di akhir pertanyaannya dia berkata kepadaku: Demi Allah, sesungguhnya aku tahu waktu kelahirannya, tempatnya dan di mana dia. Ia berkata: Ia telah mengaburkanku tentang perkara itu. Hadis riwayat Muslim

Dari Muhammad Al-Munkadir ia berkata: Aku melihat Jabir bin Abdullah bersumpah demi Allah bahwa Ibnu Shaid adalah seorang Dajjal, maka aku bertanya: Kenapa kamu bersumpah demi Allah? Dia menjawab: Aku mendengar Umar bersumpah tentang hal itu di hadapan Nabi SAW dan beliau tidak mengingkarinya. Hadis riwayat Muslim

Dari Abu Hurairah RA: Dari Nabi SAW, beliau bersabda: Kiamat tidak akan terjadi sebelum dibangkitkan dajjal-dajjal pendusta yang berjumlah sekitar tiga puluh, semuanya mengaku bahwa ia adalah utusan Allah. Hadis riwayat Muslim

Dari Anas bin Malik RA dari Nabi SAW, beliau telah bersabda : Tidak ada satu negeripun, kecuali akan dimasuki Dajjal kecuali Makkah dan Madinah yang setiap pintu gerbangnya ada malaikat-malaikat yang berbaris menjaganya. Kemudian Madinah menggoncang penghuninya tiga kali, sehingga, Allah mengeluarkan seluruh orang kafir dan munafik."Hadis riwayat Bukhari dan Muslim.

Jadi apabila Dajjal sudah mulai berani muncul di masyarakat bebas maka siap-siaplah secepatnya hijrah menuju Makkah dan Madinah disana adalah tanah suci yang tidak dapat dimasuki Dajjal dan kawan-kawannya.

Sekedar tambahan informasi saja saat ini sudah diketahui group-group yang bernama Illuminati, New World Order dsb yang konsepnya hampir mirip dengan Dajjal yang bertujuan memberikan fitnah-fitnah besar seperti akan terjadinya kiamat 2012 dsb.

3. Dabbah, binatang besar yang keluar berhampiran Bukit Shafa di Mekah yang akan bercakap bahawa manusia tidak beriman lagi kepada Allah swt.

Sekedar informasi tambahan juga : Binatang ini merupakan binatang yang besar dan dapat berbicara dengan bahasa manusia.

Firman Allah, “Dan apabila perkataan telah jatuh atas mereka, Kami keluarkan sejenis binatang melata dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka, bahwa sesungguhnya manusia dahulu tidak yakin kepada ayat-ayat Kami.” (An-Naml: 82).

Di dalam hadits Abu Umamah bahwa Rasulullah bersabda, “Binatang bumi itu keluar maka ia memberi cap kepada manusia di wajah mereka. Kemudian jumlah mereka meningkat sehingga seseorang membeli onta dia ditanya, ‘Dari siapa kamu membeli onta itu?’ Dia menjawab, ‘Dari salah seorang yang dicap wajahnya…’.” (HR. Ahmad, dishahihkan oleh al-Albani dalam as-Silsilah ash-Shahihah nomor 322).

untuk detailnya coba lihat link ini http://everybodygoesblog.blogspot.com/2010/03/mistery-dabbah-ditemukan-di-iran.html

4. Matahari akan terbit dari tempat tenggelamnya. Disini Bumi akan mengalami perubahan rotasi yang diakibatkan karena adanya gangguan pada magnetik bumi yang disebabkan oleh benda-benda planet atau Kun Fa ya Kun dari Allah yang Maha Kuasa.

Saat ini diramalkan akan terjadi proses perubahan rotasi yang diakibatkan karena adanya meteor tyche atau planet nibiru yang akan melintas mendekati planet bumi.

untuk detailnya mengenai hal ini silakan klik link2 dibawah ini :

http://channel.nationalgeographic.com/channel/ends-of-the-earth-pole-shift-2

http://en.wikipedia.org/wiki/Pole_shift_hypothesis

5. Turunnya kembali Nabi Isa a.s (The Second Coming dalam versi Kristen) Kedatangan Nabi Isa akan didahului oleh kondisi dunia yang dipenuhi kedzaliman, kesengsaraan & peperangan besar yang melibatkan seluruh penduduk dunia, setelah itu kemunculan Imam Mahdi yang akan menyelamatkan kaum muslimin, kemudian kemunculan dajjal yang akan berusaha membunuh Imam Mahdi , setelah dajjal menyebarkan fitnahnya selama 40 hari, maka Nabi Isa akan diturunkan dari langit untuk menumpas dajjal

berikut hadis-hadis mengenai hal ini :

“Tidak ada seorang nabi pun antara aku dan Isa dan sesungguhnya ia benar-benar akan turun (dari langit), apabila kamu telah melihatnya, maka ketahuilah;bahwa ia adalah seorang laki-laki berperawakan tubuh sedang,berkulit putih kemerah-merahan. Ia akan turun dengan memakai dua lapis pakaian yang dicelup dengan warna merah, kepalanya seakan-akan meneteskan air waulupun ia tidak basah”. (HR Abu Dawud)

“Sekelompok dari ummatku akan tetap berperang dalam dalam kebenaran secara terang-terangan sampai hari kiamat,sehingga turunlah Isa Ibn Maryam ,maka berkatalah pemimpin mereka (Al Mahdi) : “ Kemarilah dan imamilah shalat kami”. Ia menjawab;”Tidak, sesungguhnya sebagian kamu adalah sebagai pemimpin terhadap sebagian yang lain, sebagai suatu kemuliaan yang diberikan Allah kepada ummat ini (ummat Islam)”. (HR Muslim & Ahmad)

“Tiba-tiba Isa sudah berada diantara mereka dan dikumandangkanlah shalat,maka dikatakan kepadanya, majulah kamu (menjadi imam shalat) wahai ruh Allah.” Ia menjawab:”Hendaklah yang maju itu pemimpin kamu dan hendaklah ia yang mengimami shalat kamu”. (HR Muslim & Ahmad)

Adapun lokasi turunnya Nabi Isa dijelaskan oleh Rasulullah saw. dalam sebuah hadist berikut : “Isa ibn Maryam akan turun di ‘Menara Putih’(Al Mannaratul Baidha’) di Timur Damsyik”. (HR Thabrani dari Aus bin Aus)

6. Keluarnya bangsa Ya’juj dan Ma’juj. Yajuj dan Majuj adalah kaum yang banyak keturunannya.Menurut mitos, mereka tidak mati sebelum melihat seribu anak lelakinya membawa senjata. Mereka taat pada peraturan masyarakat, adab dan pemimpinnya. Ada yang menyebut mereka berperawakan sangat tinggi sampai beberapa meter dan ada yang sangat pendek sampai beberapa centimeter. Konon, telinga mereka panjang, tapi ini tidak berdasar.

berikut beberapa ayat Al Quran mengenai mahluk ini :
Pada QS. Al-Kahfi:94, Yajuj dan Majuj adalah kaum yang kasar dan biadab. Jika mereka melewati perkampungan, membabad semua yang menghalangi dan merusak atau bila perlu membunuh penduduk. Karenya, ketika Dzulkarnain datang, mereka minta dibuatkan benteng agar mereka tidak dapat menembus dan mengusik ketenangan penduduk.

QS. Al-Anbiya: 96
“Hingga apabila dibukakan (tembok) Ya-juj dan Ma-juj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi. Dan telah dekatlah kedatangan janji yang benar (Hari berbangkit), maka tiba-tiba terbelalaklah mata orang-orang yang kafir. (Mereka berkata); “Aduhai celakalah kami, sesungguhnya kami adalah dalam kelalaian tentang ini, bahkan kami adalah orang-orang yang zhalim.”

Dari Zainab Binti Jahsh -isteri Nabi SAW, berkata;
“Nabi SAW bangun dari tidurnya dengan wajah memerah, kemudian bersabda; “Tiada Tuhan selain Allah, celakalah bagi Arab dari kejahatan yang telah dekat pada hari kiamat, (yaitu) Telah dibukanya penutup Ya-juj dan Ma-juj seperti ini !” beliau melingkarkan jari tangannya. (Dalam riwayat lain tangannya membentuk isyarat 70 atau 90), Aku bertanya; “Ya Rasulullah SAW, apakah kita akan dihancurkan walaupun ada orang-orang shalih ?” Beliau menjawab; “Ya, Jika banyak kejelekan.”
(HR. Ahmad, Al-Bukhari dan Muslim)

“Dzulqarnain berkata: "Ini (dinding) adalah rahmat dari Tuhanku, Maka apabila sudah datang janji Tuhanku, dia akan menjadikannya hancur luluh; dan janji Tuhanku itu adalah benar". (QS. Al Kahfi : 98)

7. Gempa bumi di Timur.

8. Gempa bumi di Barat.

9. Gempa bumi di Semenanjung Arab.

10. Api besar yang akan keluar dari Yaman. Hanya Allah yang Lebih Mengetahui apa penyebab terbakarnya semburan minyak dan gas dari arah Yaman, atau dari arah lembah ‘And, atau dari arah Hadramaut, yang semuaanya juga dari wilayah Yaman.

Beberapa hadis mengenai Api besar ini :
• Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abu Hudzaifah bin Asid ra berkata: Rasulullah saw bersabda: “Dan yang terakhir adalah api yang keluar dari Yaman, yang menggiring manusia ke tempat berkumpul mereka (mahsyar mereka).” Dalam riwayat lain: “Dan api yang keluar dari lembah ‘And yang menggiring manusia.”

• Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Turmudzi dari Ibnu Umar ra berkata: Rasulullah saw bersabda: “Akan keluar api dari Hadramaut atau dari laut Hadramaaut sebelum datangnya hari kiamat yang mengumpulkan manusia.”


Jadi akhir cerita... jawablah pertanyaan ini untuk Anda jawab sendiri.....

Siapkah Anda menerima Kiamat?

Seperti apa persiapan Anda?

Bekal apa saja yang sudah Anda simpan hingga saat ini ?

Apabila terjadi salah satu tanda kiamat itu, apakah Anda masih memikirkan rumah Anda, mobil Anda maupun keluarga Anda? atau apabila terjadi kejadian seperti itu apakah mereka juga memikirkan Anda? pikirkan itu.

So...Hidup Anda Andalah yang menentukan bukan orang lain. jadi perbaikilah hidup Anda terlebih dahulu sebelum memperbaiki orang lain.

Anda masuk surga itupun karena perbuatan Anda sendiri bukan dari orang lain. Pahala tidak bisa dishare atau di bagi2. ...

Karena sudah malam.. Ane bobo dulu. Wasalam.

Rabu, Maret 24, 2010

Tujuh Langit, Tujuh Malaikat Penjaga, dan Tujuh Amal Sang Hamba

Artikel bagus, salinan dari sumber : http://www.hudzaifah.org/Article220.phtml

Allah menciptakan tujuh malaikat sebelum Dia menciptakan langit dan bumi. Di setiap langit ada satu malaikat yang menjaga pintu.

Dari Ibnu Mubarak dan Khalid bin Ma'dan, mereka berkata kepada Mu'adz bin Jabal, "Mohon ceritakan kepada kami sebuah hadits yang telah Rasulullah ajarkan kepadamu, yang telah dihafal olehmu dan selalu diingat-ingatnya karena sangat kerasnya hadits tersebut dan sangat halus serta dalamnya makna ungkapannya. Hadits manakah yang engkau anggap sebagai hadits terpenting?"

Mu'adz menjawab, "Baiklah, akan aku ceritakan..." Tiba-tiba Mu'adz menangis tersedu-sedu. Lama sekali tangisannya itu, hingga beberapa saat kemudian baru terdiam. Beliau kemudian berkata, "Emh, sungguh aku rindu sekali kepada Rasulullah. Ingin sekali aku bersua kembali dengan beliau...". Kemudian Mu'adz melanjutkan:

Suatu hari ketika aku menghadap Rasulullah Saw. yang suci, saat itu beliau tengah menunggangi untanya. Nabi kemudian menyuruhku untuk turut naik bersama beliau di belakangnya. Aku pun menaiki unta tersebut di belakang beliau. Kemudian aku melihat Rasulullah menengadah ke langit dan bersabda, "Segala kesyukuran hanyalah diperuntukkan bagi Allah yang telah menetapkan kepada setiap ciptaan-Nya apa-apa yang Dia kehendaki. Wahai Mu'adz....!

Labbaik, wahai penghulu para rasul....!

Akan aku ceritakan kepadamu sebuah kisah, yang apabila engkau menjaganya baik-baik, maka hal itu akan memberikan manfaat bagimu. Namun sebaliknya, apabila engkau mengabaikannya, maka terputuslah hujjahmu di sisi Allah Azza wa Jalla....!

Wahai Mu'adz...
Sesungguhnya Allah Yang Maha Memberkati dan Mahatinggi telah menciptakan tujuh malaikat sebelum Dia menciptakan petala langit dan bumi. Pada setiap langit terdapat satu malaikat penjaga pintunya, dan menjadikan penjaga dari tiap pintu tersebut satu malaikat yang kadarnya disesuaikan dengan keagungan dari tiap tingkatan langitnya.

Suatu hari naiklah malaikat Hafadzah dengan amalan seorang hamba yang amalan tersebut memancarkan cahaya dan bersinar bagaikan matahari. Hingga sampailah amalan tersebut ke langit dunia (as-samaa'I d-dunya) yaitu sampai ke dalam jiwanya. Malaikat Hafadzah kemudian memperbanyak amal tersebut dan
mensucikannya.

Namun tatkala sampai pada pintu langit pertama, tiba-tiba malaikat penjaga pintu tersebut berkata, "Tamparlah wajah pemilik amal ini dengan amalannya tersebut!! Aku adalah pemilik ghibah... Rabb Pemeliharaku memerintahkan kepadaku untuk mencegah setiap hamba yang telah berbuat ghibah di antara manusia -membicarakan hal-hal yang berkaitan dengan orang lain yang apabila orang itu mengetahuinya, dia tidak suka mendengarnya- untuk dapat melewati pintu langit pertama ini....!!"

Kemudian keesokan harinya malaikat Hafadzah naik ke langit beserta amal shalih seorang hamba lainnya. Amal tersebut bercahaya yang cahayanya terus diperbanyak oleh Hafadzah dan disucikannya, hingga akhirnya dapat menembus ke langit kedua. Namun malaikat penjaga pintu langit kedua tiba-tiba berkata, "Berhenti kalian...! Tamparlah wajah pemilik amal tersebut dengan amalannya itu! Sesungguhnya dia beramal namun dibalik amalannya itu dia menginginkan penampilan duniawi belaka ('aradla d-dunya).Rabb Pemeliharaku memerintahkan kepadaku untuk tidak membiarkan amalan si hamba yang berbuat itu melewati langit dua ini menuju langit berikutnya!" Mendengar itu semua, para malaikat pun melaknati si hamba tersebut hingga petang harinya.

Malaikat Hafadzah lainnya naik bersama amalan sang hamba yang nampak indah, yang di dalamnya terdapat shadaqah, shaum-shaumnya serta perbuatan baiknya yang melimpah. Malaikat Hafadzah pun memperbanyak amal tersebut dan mensucikannya hingga akhirnya dapat menembus langit pertama dan kedua. Namun ketika sampai di pintu langit ketiga, tiba-tiba malaikat penjaga pintu langit tersebut berkata, "Berhentilah kalian...! Tamparkanlah wajah pemilik amalan tersebut dengan amalan-amalannya itu! Aku adalah penjaga al-Kibr (sifat takabur). Rabb Pemeliharaku memerintahkan kepadaku untuk tidak membiarkan amalannya melewatiku, karena selama ini dia selalu bertakabur di hadapan manusia ketika berkumpul dalam setiap majelis pertemuan mereka...."

Malaikat Hafadzah lainnya naik ke langit demi langit dengan membawa amalan seorang hamba yang tampak berkilauan bagaikan kerlip bintang gemintang dan planet. Suaranya tampak bergema dan tasbihnya bergaung disebabkan oleh ibadah shaum, shalat, haji dan umrah, hingga tampak menembus tiga langit
pertama dan sampai ke pintu langit keempat. Namun malaikat penjaga pintu tersebut berkata, "Berhentilah kalian...! Dan tamparkan dengan amalan-amalan tersebut ke wajah pemiliknya..! Aku adalah malaikat penjaga sifat 'ujub (takjub akan keadaan jiwanya sendiri). Rabb Pemeliharaku memerintahkan kepadaku agar ridak membiarkan amalannya melewatiku hingga menembus langit sesudahku. Dia selalu memasukkan unsur 'ujub di dalam jiwanya ketika melakukan suatu perbuatan...!"

Malaikat Hafadzah lainnya naik bersama amalan seorang hamba yang diiring bagaikan iringan pengantin wanita menuju suaminya. Hingga sampailah amalan tersebut menembus langit kelima dengan amalannya yang baik berupa jihad, haji dan umrah. Amalan tersebut memiliki cahaya bagaikan sinar matahari.
Namun sesampainya di pintu langit kelima tersebut, berkatalah sang malaikat penjaga pintu, "Saya adalah pemilik sifat hasad (dengki). Dia telah berbuat dengki kepada manusia ketika mereka diberi karunia oleh Allah. Dia marah terhadap apa-apa yang telah Allah ridlai dalam ketetapan-Nya. Rabb Pemeliharaku memerintahkan aku untuk tidak membiarkan amal tersebut melewatiku menunju langit berikutnya...!"

Malaikat Hafadzah lainnya naik dengan amalan seorang hamba berupa wudlu yang sempurna, shalat yang banyak, shaum-shaumnya, haji dan umrah, hingga sampailah ke langit yang keenam. Namun malaikat penjaga pintu langit keenam berkata, 'Saya adalah pemilik ar-rahmat (kasih sayang). Tamparkanlah amalan
si hamba tersebut ke wajah pemilikinya. Dia tidak memilki sifat rahmaniah sama sekali di hadapan manusia. Dia malah merasa senang ketika melihat musibah menimpa hamba lainnya. Rabb Pemeliharaku memerintahkanku untuk tidak membiarkan amalannya melewatiku menuju langit berikutnya...!'

Naiklah malaikat Hafadzah lainnya bersama amalan seorang hamba berupa nafkah yang berlimpah, shaum, shalat, jihad dan sifat wara' (berhati-hati dalam bermal). Amalan tersebut bergemuruh bagaikan guntur dan bersinar bagaikan bagaikan kilatan petir. Namun ketika sampai pada langit yang ketujuh, berhentilah amalan tersebut di hadapan malaikat penjaga pintunya. Malaikat itu berkata, 'Saya adalah pemilik sebutan (adz-dzikru) atau sum'ah (mencintai kemasyhuran) di antara manusia. Sesungguhnya pemilik amal ini
berbuat sesuatu karena menginginkan sebutan kebaikan amal perbuatannya di dalam setiap pertemuan. Ingin disanjung di antara kawan-kawannya dan mendapatkan kehormatan di antara para pembesar. Rabb Pemeliharaku memerintahkan aku untuk tidak membiarkan amalannya menembus melewati pintu langit ini menuju langit sesudahnya. Dan setiap amal yang tidak diperuntukkan bagi Allah ta'ala secara ikhlas, maka dia telah berbuat riya', dan Allah Azza wa Jalla tidak menerima amalan seseorang yang diiringi dengan riya' tersebut....!'

Dan malaikat Hafadzah lainnya naik beserta amalan seorang hamba berupa shalat, zakat, shaum demi shaum, haji, umrah, akhlak yang berbuahkan hasanah, berdiam diri, berdzikir kepada Allah Ta'ala, maka seluruh malaikat di tujuh langit tersebut beriringan menyertainya hingga terputuslah seluruh hijab dalam menuju Allah Subhanahu. Mereka berhenti di hadapan ar-Rabb yang Keagungan-Nya (sifat Jalal-Nya) bertajalli. Dan para malaikat tersebut menyaksikan amal sang hamba itu merupakan amal shalih yang diikhlaskannya hanya bagi Allah Ta'ala.

Namun tanpa disangka Allah berfirman, 'Kalian adalah malaikat Hafadzah yang menjaga amal-amal hamba-Ku, dan Aku adalah Sang Pengawas, yang memiliki kemampuan dalam mengamati apa-apa yang ada di dalam jiwanya. Sesungguhnya dengan amalannya itu, sebenarnya dia tidak menginginkan Aku. Dia menginginkan selain Aku...! Dia tidak mengikhlaskan amalannya bagi-Ku. Dan Aku Maha Mengetahui terhadap apa yang dia inginkan dari amalannya tersebut. Laknatku bagi dia yang telah menipu makhluk lainnya dan kalian semua, namun Aku sama sekali tidak tertipu olehnya. Dan Aku adalah Yang Maha Mengetahui segala yang ghaib, Yang memunculkan apa-apa yang tersimpan di dalam kalbu-kalbu. Tidak ada satu pun di hadapan-Ku yang tersembunyi, dan tidak ada yang samar di hadapan-Ku terhadap segala yang tersamar..... Pengetahuan-Ku terhadap apa-apa yang telah terjadi sama dengan pengetahuan-Ku terhadap apa-apa yang belum terjadi. Pengetahuan-Ku terhadap apa-apa yang telah berlalu sama dengan pengetahuan-Ku terhadap yang akan datang. Dan pengetahuan-Ku terhadap segala sesuatu yang awal sebagaimana pengetahuan-Ku terhadap segala yang akhir. Aku lebih mengetahui sesuatu yang rahasia dan tersembunyi. Bagaimana mungkin hamba-Ku menipu-Ku dengan ilmunya. Sesungguhnya dia hanyalah menipu para makhluk yang tidak memiliki pengetahuan, dan Aku Maha Mengetahui segala yang ghaib. Baginya laknat-Ku....!!

Mendengar itu semua maka berkatalah para malaikat penjaga tujuh langit beserta tiga ribu pengiringnya, 'Wahai Rabb Pemelihara kami, baginya laknat-Mu dan laknat kami. Dan berkatalah seluruh petala langit, 'Laknat Allah baginya dan laknat mereka yang melaknat buat sang hamba itu..!

Mendengar penuturan Rasulullah Saw. sedemikian rupa, tiba-tiba menangislah Mu'adz Rahimahullah, dengan isak tangisnya yang cukup keras...Lama baru terdiam kemudian dia berkata dengan lirihnya, "Wahai Rasulullah......Bagaimana bisa aku selamat dari apa-apa yang telah engkau ceritakan tadi...??"

Rasulullah bersabda, "Oleh karena itu wahai Mu'adz.....Ikutilah Nabimu di dalam sebuah keyakinan...".

Dengan suara yang bergetar Mu'adz berkata, "Engkau adalah Rasul Allah, dan aku hanyalah seorang Mu'adz bin Jabal....Bagaimana aku bisa selamat dan lolos dari itu semua...??"

Nabi yang suci bersabda, "Baiklah wahai Mu'adz, apabila engkau merasa kurang sempurna dalam melakukan semua amalanmu itu, maka cegahlah lidahmu dari ucapan ghibah dan fitnah terhadap sesama manusia, khususnya terhadap saudara-saudaramu yang sama-sama memegang Alquran. Apabila engkau hendak berbuat ghibah atau memfitnah orang lain, haruslah ingat kepada pertanggungjawaban jiwamu sendiri, sebagaimana engkau telah mengetahui bahwa dalam jiwamu pun penuh dengan aib-aib. Janganlah engkau mensucikan jiwamu dengan cara menjelek-jelekkan orang lain. Jangan angkat derajat jiwamu dengan cara menekan orang lain. Janganlah tenggelam di dalam memasuki urusan dunia sehingga hal itu dapat melupakan urusan akhiratmu. Dan janganlah engkau berbisik-bisik dengan seseorang, padahal di sebelahmu terdapat orang lain yang tidak diikutsertakan. Jangan merasa dirimu agung dan terhormat di hadapan manusia, karena hal itu akan membuat habis terputus nilai kebaikan-kebaikanmu di dunia dan akhirat. Janganlah berbuat keji di dalam majelis pertemuanmu sehingga akibatnya mereka akan menjauhimu karena buruknya akhlakmu. Janganlah engkau ungkit-ungkit kebaikanmu di hadapan orang lain. Janganlah engkau robek orang-orang dengan lidahmu yang akibatnya engkau pun akan dirobek-robek oleh anjing-anjing Jahannam, sebagaimana firman-Nya Ta'ala, "Demi yang merobek-robek dengan merobek yang sebenar-benarnya..." (QS An-Naaziyat [79]: 2) Di neraka itu, daging akan dirobek hingga mencapat tulang........

Mendengar penuturan Nabi sedemikian itu, Mu'adz kembali bertanya dengan suaranya yang semakin lirih, "Wahai Rasulullah, Siapa sebenarnya yang akan mampu melakukan itu semua....??"

"Wahai Mu'adz...! Sebenarnya apa-apa yang telah aku paparkan tadi dengan segala penjelasannya serta cara-cara menghindari bahayanya itu semua akan sangat mudah bagi dia yang dimudahkan oleh Allah Ta'ala.... Oleh karena itu cukuplah bagimu mencintai sesama manusia, sebagaimana engkau mencintai jiwamu sendiri, dan engkau membenci mereka sebagaimana jiwamu membencinya. Dengan itu semua niscaya engkau akan mampu dan selamat dalam menempuhnya.....!!"

Khalid bin Ma'dan kemudian berkata bahwa Mu'adz bin Jabal sangat sering membaca hadits tersebut sebagaimana seringnya beliau membaca Alquran, dan sering mempelajarinya serta menjaganya sebagaimana beliau mempelajari dan menjaga Alquran di dalam majelis pertemuannya.

Al-Ghazali Rahimahullah kemudian berkata, "Setelah kalian mendengar hadits yang sedemikian luhur beritanya, sedemikian besar bahayanya, atsarnya yang sungguh menggetarkan, serasa akan terbang bila hati mendengarnya serta meresahkan akal dan menyempitkan dada yang kini penuh dengan huru-hara yang mencekam. Kalian harus berlindung kepada Rabb-mu, Pemelihara Seru Sekalian Alam. Berdiam diri di ujung sebuah pintu taubat, mudah-mudahan kalbumu akan dibuka oleh Allah dengan lemah lembut, merendahkan diri dan berdoa, menjerit dan menangis semalaman. Juga di siang hari bersama orang-orang yang merendahkan diri, yang menjerit dan selalu berdoa kepada Allah Ta'ala. Sebab itu semua adalah sebuah persoalan bersar dalam hidupmu yang kalian tidak akan selamat darinya melainkan disebabkan atas pertolongan dan rahmat Allah Ta'ala semata.

Dan tidak akan bisa selamat dari tenggelamnya di lautan ini kecuali dengan hadirnya hidayah, taufiq serta inayah-Nya semata. Bangunlah kalian dari lengahnya orang-orang yang lengah. Urusan ini harus benar-benar diperhatikan oleh kalian. Lawanlah hawa nafsumu dalam tanjakan yang menakutkan ini. Mudah-mudahan kalian tidak akan celaka bersama orang-orang yang celaka. Dan mohonlah pertolongan hanya kepada Allah Ta'ala, kapan saja dan dalam kadaan bagaimanapun. Dialah yang Maha Menolong dengan sebaik-baiknya...

Wa laa haula wa laa quwwata illa billaah...


Senin, Februari 23, 2009

Syukur nikmat

Terkadang dalam mensyukuri nikmat yang disyukuri itu hanyalah masalah materi dan materi saja, seperti bersyukur masuk sekolah ternama, bersyukur lulus sarjana, bersyukur mendapat rumah baru, bersyukur mendapat pekerjaan baru, bersyukur mendapat mobil baru, ato bersyukur mendapat jabatan baru, Tapi pernahkah kita bersyukur pada diri kita sendiri yang telah diciptakan oleh Allah yang Maha Pencipta dengan bentuk yang sangat sempurna.

Memang nikmat Tuhan akan berasa apabila sesuatu nikmat tersebut telah diambil olehNya, kita bisa lihat contoh sebagai berikut :

1. Mata.
Dengan Mata, kita mendapatkan nikmat yang luar biasa, kita dapat melihat ciptaan-ciptaanNya yang Indah, kita bisa membaca, kita bisa menggambar, kita bisa berchating ria di internet, kita bisa buat program, kita bisa bermain, kita bisa berkarya lebih, dan masih banyak lagi kenikmatan lain yang dirasakan. Tapi apakah kita bersyukur dengan nikmat ini?

2. Telinga
Dengan Telinga, kita dapat mendengar percakapan orang-orang, kita dapat mendengar merdunya suara burung, merdunya suara penyanyi, kita dapat berinteraksi dengan mudah. Tapi apakah kita bersyukut dengan nikmat ini?

3. Hidung
Dengan Hidung, kita dapat mencium wewangian parfum, mencium wangi bunga yang sedang mekar, mencium sedapnya makanan yang kita buat. Namun apakah kita bersyukur dengan nikmat ini?

4. Mulut
Dengan Mulut, kita dapat menikmat sedapnya makanan yang kita makan, kita dapat merasakan manisnya gula, pahitnya kopi dan asinnya garam. Namun apakah kita bersyukur dengan nikmat ini?

5. Tangan
Dengan Tangan, kita dapat meraih sesuatu barang yang ingin kita gunakan, kita dapat membuat sesuatu barang biasa menjadi barang yang berguna. Namun apakah kita bersyukur dengan nikmat ini?

6. Kaki
Dengan Kaki, kita dapat berjalan, berlari, melompat, berpindah ke suatu tempat dengan mudah. Namun apakah kita bersyukur dengan nikmat ini?

7. Kulit
Dengan Kulit, kita dapat merasakan panas, dingin, sejuk, menghindari kita dari kedinginan, menghindari daging kita dari iritasi. Namun apakah kita bersyukur dengan nikmat ini?

8. Jantung
Dengan Jantung, maka darah kita akan terpompa dengan tekanan yang tinggi sehingga mencapai ke seluruh bagian. Namun apakah kita bersyukur dengan nikmat ini?

9. Hati
Dengan Hati, darah kita akan terfilter olehnya hingga dapat menyaring dan membuang racun, menyimpan berbagai bentuk glukosa, vitamin B12 dan zat besi, penyedia tenaga dan protein dan merubah ammonia menjadi urea. Namun apakah kita bersyukur dengan nikmat ini?

10. Darah
Dengan Darah, sari-sari makanan akan diedarkan oleh darah sebagai alat pengangkut ke seluruh tubuh, mengedarkan oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh, mengangkut karbondioksida ke paru-paru dan mengedarkan hormone. Namun apakah kita bersyukur dengan nikmat ini?

11. Ginjal
Dengan Ginjal, maka sampah metabolism dan racun tubuh akan dibuang dalama bentuk urin/air seni yang kemudian dikeluarkan dari tubuh. Namun apakah kita bersyukur dengan nikmat ini?

12. Dan masih banyak syukur nikmat yang lainnya.

Dan terkadang ada sebagian manusia, mereka bukan mensyukuri nikmat tsb tetapi malah merusaknya dengan memberikan racun kepada ciptaan yang sangat sempurna tersebut.

Selasa, Oktober 07, 2008

Ramadhan telah berlalu

Bismillah,

Bulan Romadhon, bulan yang penuh berkah sudah berlalu. Apa hasil yang dapat dipetik dari bulan Romadhon tersebut ?
1. Menahan lapar dan dahaga-kah?
2. Mendapat pakaian baru-kah?
3. Bertemu dengan sanak saudara atau family di kampung-kah?
4. Berat badan menjadi turun-kah?
5. Mendapatkan malam Lailatul Qodar-kah?
6. Mendapatkan pahala yang banyak-kah?
7. Menjadi bertakwa-kah?
8. Atau apa?

Kalau menurutku, hasil kegiatan positif yang dilakukan pada bulan Romadhon kemarin, belumlah bisa dilihat hasilnya, kecuali untuk yang poin 1,2,3,4 yang hanya bersifat duniawi.
sedangkan poin 5,6,7? Hanya Allahlah yang tahu.

Nah, khusus untuk poin ke 7, Menjadi bertakwa-kah aku pada bulan Romadhon kemarin? Hasilnya dapat terlihat setelah kita menuju pada bulan Romadhon tahun depan. Apakah ada perubahan ketakwaan dari awal bulan Romadhon kemarin hingga awal bulan Romadhon tahun depan?. Karena ketakwaan itu bukan hanya untuk bulan Romadhon saja, bulan Romadhon itu hanya memacu ketakwaan kita dengan "di-berikan bonus pahala" yang Maha Besar oleh Allah SWT. Setelah berakhirnya Romadhon, ketakwaanpun harus terus ditingkatkan hingga tiba bulan Romadhon berikutnya.

Jadi terkait pula dengan poin ke 5, apabila ketakwaan kita terus meningkat tiap tahun dari bulan Romadhon ke bulan Romadhon berikutnya maka Malam Lailatul Qodar-pun akan mudah diperoleh pada hamba2nya yang terus meningkatkan ketakwaannya.

Dan otomatis hamba-hamba Allah yang bertakwa ini dalam mencari malam Lailatul Qodarpun bukan hanya sekedar mendapatkan pahala yang maha Besar tersebut, tetapi mereka telah meningkatkan pencarian hidupnya di dunia menjadi hamba yang ikhlas bertakwa kepada-Nya dengan sebenar-benarnya (sesuai dengan perintahnya yang tertulis di dalam Kitab-Nya yaitu :
QS Ali Imran 2:102 : Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam. )
bukan menjadi hamba yang hanya mengejar pahala-Nya saja.

Dalam Al Quran, dijanjikan perumpaan syurga untuk orang bertakwa :
QS Ar Ra'd 13:35 Perumpamaan syurga yang dijanjikan kepada orang-orang yang takwa ialah (seperti taman); mengalir sungai-sungai di dalamnya; buahnya tak henti-henti sedang naungannya (demikian pula). Itulah tempat kesudahan bagi orang-orang yang bertakwa, sedang tempat kesudahan bagi orang-orang kafir ialah neraka.

Dan manusia yang paling mulia di sisi Allah adalah manusia yang paling bertakwa
QS Al Hujuraat 49:13: Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling takwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

Wasalam

Kamis, September 11, 2008

Kunci berkah di bulan Romadhon

Bismillah.

Bulan Ramadhon bulan yang berkah, keberkahannya bisa dinikmati oleh semua umat manusia yang bertakwa.

Tapi bagaimana berkah itu bisa kita dapatkan? Apakah semudah membalikkan telapak tangan?

Keberkahan di bulan Romadhon tidaklah semudah membalikkan telapak tangan namun untuk mendapatkannya kita harus mempunyai ketakwaan yang lebih dibandingkan bulan yang lain, Seperti :

1. Perilaku Sholat yang biasanya dilakukan sendiri dirubah dengan Sholat wajib berjamaah di mesjid, mushola maupun di rumah dari mulai sholat Subuh, Dzuhur, Ashar, Magrib, Isya. Semua dilakukan dengan berjamaah.
2. Perilaku membaca kitab suci Alquran yang sebelumnya hanya beberapa saat dirubah menjadi Setiap saat, dilakukan sesudah maupun sebelum sholat wajib baik per ayat maupun per juz. Baik hanya membaca ayatnya saja maupun membaca, mengartikan dan memahaminya.
3. Perilaku yang biasa-biasa saja dirubah menjadi berperilaku lebih sopan, santun, menahan amarah, bijak, adil terhadap sesama maupun mahluk hidup disekitarnya
4. Perilaku beramal seperlunya dirubah menjadi sering bersodaqoh dan beramal kepada sesama maupun pada instansi sosial seperti panti jompo, panti asuhan, dll
5. Perilaku berzikir setelah sholat dirubah menjadi berzikir setiap saat, dan menjadi lebih fokus dan memahami setiap zikir yang diucapkan.
6. Perilaku bekerja yang hanya seperlunya dirubah menjadi bekerja lebih giat dan bersemangan walaupun puasa tetap dijalani.
7. Perilaku tidak pernah sholat sunnah dirubah menjadi lebih sering dan diperbanyak sholat sunahnya.
8. Perilaku membaca doa yang hanya sekedarnya dirubah menjadi lebih sering berdoa meminta pertolongan dan bantuannya kepada Allah SWT karena di bulan ini doa orang berpuasa lebih mudah dikabulkan.
9. Perilaku-perilaku positif lainnya pun lebih ditingkatkan.

Apabila kita melakukan perubahan sedikitnya 8 perilaku diatas saja, Insya Allah kita akan dimasukkan kedalam golongan orang-orang bertaqwa, yang merupakan salah satu kunci untuk mendapatkan keberkahannya di bulan Romadhon yang suci. Salah satunya malam lailatul Qadar

Wasalam.

Kamis, Agustus 14, 2008

Ajal sebagai BodyGuard

Bismillah,

Senangkah kita kalau mempunyai seorang bodyguard ?
Pastinya kita akan merasa tenang karena ada yang menjaga kita dari segala gangguan seperti penjahat atau mahluk2 usil.

Bagaimana kalau ajal sebagai bodyguard kita?

Takutkah? Tenangkah?

Kita akan merasa takut apabila iman dan akhlaq kita masih lemah. sebaliknya akan merasa tenang apabila iman dan akhlaqnya sudah mencukupi untuk diterima olehNya.

Kenapa?

Karena dengan menjadikannya Ajal sebagai bodyguard, mereka pasti akan selalu berhati-hati dalam menjalani segala perbuatan sehari-hari serta memberikan nilai positif kepada mahluk hidup yang lain.

Seperti hadis dibawah ini :
''Hai Abu Hurairah! Singkirkanlah duri dari jalan yang akan dilalui orang yang lebih mulia darimu, lebih kecil darimu, lebih baik darimu,dan bahkan orang yang lebih buruk darimu. Jika engkau berbuatdemikian, niscaya Allah membanggakan engkau kepada para malaikat-Nya.Dan barangsiapa dibanggakan Allah kepada para malaikat-Nya, niscaya ia muncul pada hari kiamat dalam keadaan aman dari segala yang buruk.''(Hadits Nabi Muhammad SAW).

Jadi kegiatan-kegiatan apa saja sih yang dapat memberikan nilai positif kepada mahluk hidup yang lain, sedikitnya mungkin kegiatan seperti dibawah ini :

1. Kegiatan dalam hal Berjalan,
Kita akan memikirkan pahala apa yang akan didapat setelah berjalan, kegiatan positif apa yang harus kita lakukan pada waktu berjalan, dan lain sebagainya. Dengan melakukan hal itu bisa dipastikan kegiatan berjalan yang dilakukan pasti bernilai positif contohnya :

  • ketika sedang berjalan lalu melihat sebuah sampah maka dibuanglah sampah itu ke tempat sampah, atau
  • ketika dia mau melakukan meludah maka dia mencari tempat yang cocok untuk meludah seperti di aliran air atau tempat sampah atau
  • ketika dia melihat ada orang mengalami kecelakaan maka dia akan membantu sekuat mungkin
  • ketika dia melihat sebuah batu/benda yang menghalangi jalan maka dia akan menyingkirkan agar tidak mengganggu orang yang lewat
  • atau hal-hal positif lainnya
2. Kegiatan dalam hal Bekerja,
Kita akan memikirkan pahala atau kegiatan positif apa yang didapat dalam bekerja, misalnya :

  • Menyelesaikan pekerjaan dilakukan dengan ikhlas, sehingga tidak ada paksaan atau beban yang akan dialami dalam bekerja.
  • Bersyukur apabila mendapat pekerjaan tambahan dari atasan, karena dengan hal itu berarti atasan mempercayai pekerjaan yang telah kita lakukan.
  • Membantu teman sekerja menyelesaikan pekerjaannya dengan ikhlas
  • Membersihkan tempat kerja agar terlihat rapi dan bersih karena bersih adalah sebagian dari iman
  • Menegur teman sekerja apabila melakukan sesuatu yang dilarang oleh agama, seperti melakukan mark-up, mencuri, dll
  • Memberikan nasehat kepada teman walaupun hanya satu ayat
  • Tidak pernah memikirkan hasilnya terlebih dahulu sebelum ikhtiar dilakukan, maksudnya kerjakan dahulu dengan sebaik-baiknya baru menikmati hasilnya
  • dll
3. Dalam hal Bersosialisasi,
Contohnya :

  • Tidak pernah memilih-milih orang dalam hal bersosialisasi
  • Melihat orang-orang diatas kita (maksudnya ilmunya) apabila kita ingin mencari ilmu
  • Melihat orang-orang dibawah kita (maksudnya kesejahteraannya) apabila kita ingin mencari kesejahteraannya.
  • Tidak pernah memanfaatkan ketrampilan orang hanya untuk kepentingan dirinya
  • Selalu bersosialisasi dengan baik kepada semua orang walaupun beda ras, agama, visi , dll
  • Selalu berpikir positif pada semua hal kegiatan orang lain.
  • dll
Masih banyak contoh-contoh atau kegiatan yang lain, apabila kita menjadikan ajal sebagai bodyguard.

Oleh karena itu, teruslah berbuat positif untuk mendapatkan pahala sebanyak-banyaknya, sehingga ajal yang merupakan pencerminan kita diakhirat memperoleh tempat yang terbaik yang tidak menimbulkan penyesalan di waktu mati.

Wasalam.

Kamis, Agustus 07, 2008

Penuntut Allah

Bismillah,

Pernahkah kita merasa dituntut ato ditodong oleh teman kita, ya contohnya seperti : Meminta diajak makan-makan karena mereka merasa sudah membantu. ato Mereka meminta bantuan karena merasa sudah membantunya ato contoh lainnya.

Bagaimana perasaan kita setelah dituntut seperti itu?

Apakah Senang/Sebal?

Mungkin kita akan merasa senang kalo yang menuntut kita itu adalah orang yang sering membantu dan mengerjakan sesuai yang kita minta dengan tulus ikhlas, kita pun akan mudah memberikan bantuan untuknya apapun yang ia minta.
Tapi bagaimana kalo orang tersebut jarang atau tidak pernah membantu selain itu dalam membantunya pun tidak dilakukan dengan tulus ikhlas dan yang dilakukan tidak sesuai dengan yang diminta, kitapun pasti akan berpikir dua kali untuk membantunya, kitapun pasti akan membantunya seadanya.

Nah....

Bagaimana dengan penuntut Allah, apa maksudnya penuntut Allah?
Penuntut Allah menurutku adalah orang yang menuntut meminta sesuatu kepada Allah namun kewajiban manusia sebagai ciptaanNya tidak dilakukan sesuai dengan yang diminta.
Contoh : orang yang meminta segera dikabulkan doanya namun dia tidak melakukan suatu kegiatan yang akan menjadikan doanya itu terkabul tidak hanya itu diapun tidak melakukan kewajibannya sebagai umatnya seperti sholat tidak dilakukan dengan baik dan benar, puasa tidak pernah dilakukan, bergaul dengan sesama manusianya buruk.
Bisa jadi doa yang diminta itu akan sia-sia saja, jangankan mendengarkan doa itu, menoleh saja Allah pun tidak akan mau.

Jadi bagaimana biar tidak menjadi umat yang hanya menuntut kepada Allah Yang Maha Pemurah tetapi tidak menunaikan kewajiban yang Allah minta?

Secara teori sih mudah untuk dilakukan tetapi tidak tahu prakteknya, jadi ini salah satu tips yang bisa dilakukan untuk menghindari kita sebagai seorang yang penuntut.
1. Menjalani kewajibanNya sebagai umat manusia dengan baik dan benar yaitu :
A. Manjalani Rukun Islam / Lima Perkara

1. Dua Kalimat Syahadat
2. Sholat Lima Waktu
3. Ibadah Puasa
4. Melaksanakan Zakat
5. Haji

B. Rukun Iman / Enam Perkara
1. Percaya kepada Allah SWT
2. Percaya kepada Nabi dan Rasul / Rosul Allah SWT
3. Percaya kepada Malaikat Allat SWT
4. Percaya kepada Kitab Allat SWT yaitu Al Qur'an
5. Percaya kepada Hari Kiamat / Hari Akhir
6. Percaya kepada Qada dan Qadar atau Ketentuan Allah SWT

2. Percayalah bahwa apa yang kita minta dalam Doa pasti dikabulkan oleh Allah, contohnya : Berdoa meminta pekerjaan yang lebih baik, nah.. karena Allah Maha Tahu maka dikabulkan permintaannya itu tapi bukan dalam bentuk pekerjaan tetapi diberikan tubuh yang sehat, karena dengan tubuh yang sehat maka biaya ke dokter menjadi lebih sedikit, dibandingkan mendapat pekerjaan yang lebih baik dengan gaji yang lebih tinggi tetapi mendapat penyakit yang membutuhkan biaya yang tinggi.

3. Bersyukur dengan keadaan sekarang, dan terus meningkatkan kepribadiannya menjadi lebih baik, dan terus berikhtiar untuk mencapai tujuan.

Apabila kita sudah melaksanakan tips2 diatas, maka yakinlah Allah pasti akan melihat dan memperhatikan semua gerak-gerik dan tindakan kita. Dan Allah tidak akan merasa dituntut karena doa-doa yang kita minta, bahkan Allah akan selalu memberikan sesuatu yang terbaik agar kita tetap menjadi kekasihNya.

Wasalam

Senin, Agustus 04, 2008

Kasih Sayang

Bismillah.

Dulu waktu kecil, kita selalu diberi gambaran bahwa Indonesia adalah negara yang aman , makmur dan sejahtera. Kita diberi gambaran bahwa tanah kita adalah tanah yang hijau dan subur. Kita diberi gambaran bahwa masyarakat kita adalah masyarakat yang selalu gotong royong dan teposeliro;

Namun.....

Apa yang terjadi sekarang?? Kok semuanya menjadi berubah?

1. Coba lihat sekarang kita menjadi negara yang gak aman, contohnya : banyak pemboman gak jelas, teroris gak jelas, pencuri dimana-mana, maling semakin sadis, dll , jadi dimana amannya negara Indonesia ini?

2. Makmurkah kita? Padi, emas, minyak bumi, timah dan kekayaan alam lainnya, apakah kekayaan itu bisa kita nikmati? Bisa dinikmati tetapi hanya manusia-manusia rakus saja yang menikmati. Kemana semua kekayaan Indonesia ini, kenapa bangsa yang makmur ini, rakyatnya tidak bisa menikmati?? Coba lihat kelaparan hampir di semua propinsi hadir? Mana Ke makmuran yang dibangga-banggakan?

3. Sejahtera? Yah anda bisa pikirin sendiri deh. capek lihat utang dimana-mana :(

Nah, trus gimana dong? Apa solusinya?

Coba perhatikan ayat dibawah ini :

QS Alquran : Maryam(19) ayat 96

Bahwa : Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, kelak Allah Yang Maha Pemurah akan menanamkan dalam (hati) mereka rasa kasih sayang.

So, Jadilah orang yang beriman dan beramal saleh.
Karena merekalah oleh Allah yang Maha Pemurah yang diberikan hati mereka dengan rasa kasih sayang.

Dengan rasa kasih sayang, semua permasalahan diatas pasti akan segera hilang dengan sendiri, Rasa egois tidak akan timbul pada dirinya, karena mereka tidak memikirkan dirinya sendiri, mereka memikirkan permasalahan orang lain yang terjadi di sekelilingnya, dan membantu sekuat kemampuannya.

Jadi mumpung mau diadakan pemilu nih, pikirkan deh masak-masak pemimpin yang akan Anda pilih, jangan cari pemimpin yang serakah, egois, dan hanya memikirkan partainya saja, tapi carilah pemimpin yang mempunyai sifat kasih sayang kepada sesamanya dengan tidak memandang suatu golongan atau agama.

Wasalam

Senin, Juli 28, 2008

Tubuh Anda adalah Anda?

Bismillah,

Siapakah Anda? Apakah tubuh ini mencerminkan jati diri anda?

.....


Pernahkan anda berpikir dari sisi lain tentang tubuh anda?
Pernahkan anda memainkan game simulator?

Apa hubungannya dari kedua pertanyaan diatas? Tentu Ada.

Ini Penjelasannya,
Pernahkah anda melihat diri anda dalam cermin, gantengkah (klo co) atau cantikkah (klo ce)?
Apabila tubuh anda termasuk tubuh yang sempurna, mungkin anda akan membanggakan tubuh anda itu, tetapi apabila tidak sempurna, mungkin anda akan menutupi tubuh anda itu bahkan anda tidak mau melihatnya?

Nah sekarang membahas permainan simulator, misalkan simulator pesawat, kereta atau bahkan robot. Coba anda perhatikan kalo sedang memainkan simulator tersebut anda pasti akan memilih benda yang akan anda gunakan adalah benda yang terbaik. Misalnya anda akan memainkan simulator robot, pasti anda memilih robot yang sesuai dengan tujuannya misalkan untuk berperang, Anda mencari robot yang mempunyai ketahanan tubuh (shield) yang kuat dan disertai senjata-senjata yang canggih, dan lain sebagainya.

Sedangkan anda sebagai manusia, apakah anda bisa menentukan tubuh sekekar Ade Rai? atau seganteng Tom Cruise? atau sekuat Mike Tyson?
Bisakah anda lakukan hal itu??
Mungkin hal ini permintaan untuk anda yang sudah mempunyai tubuh dengan panca indra yang sempurna tetapi bagaimana dengan yang mempunyai tubuh yang cacat seperti buta, kaki lumpuh/tidak sempurna, tuli, gagu dsb, Pasti mereka hanya akan meminta tubuh yang memiliki panca indra sempurna.

Nah... Apakah bisa? Anda sebagai manusia meminta tubuh yang seperti anda inginkan, Anda design tubuh anda (mata, warna, mulut, hidung), Anda ubah kekuatan kulitnya (lebih tebal atau tipis atau berbulu)? dan lain sebagainya.
Mungkinkan Anda melakukannya menjadi manusia dengan tubuh yang paling Anda idamkan...??

Jadi siapa sih sebenarnya Anda itu?
Apakah tubuh ini termasuk Anda?
Ataukah Anda ini termasuk pada tubuh ini?

Seperti pada permainan Simulator, Anda adalah yang bertugas menggerakkan benda yang anda pilih, sedangkan benda yang anda pilih adalah tubuh Anda.

Sedangkan didalam dunia nyata.

Anda itu adalah suatu roh/nyawa yang dapat menggerakkan tubuh Anda, yang tidak bisa dilihat tapi bisa dirasakan.
Sedangkan Tubuh Anda itu adalah sekumpulan mesin yang membantu Anda untuk mencapai tujuan yang anda inginkan. Tanpa Anda, tubuh ini tidak bisa bergerak atau alias mati.

Nah sampai sini, mungkin sekarang Anda sudah mengetahui, siapa Anda dan siapa Tubuh Anda.

Jadi apa sih tugas Anda di dunia ini?

Tugas yang harus Anda lakukan adalah :
1. Menjaga tubuh Anda dari kerusakan seperti penyakit, kecelakaan, dll
2. Mengelola tubuh Anda seperti otak dikembangkan pengetahuannya, tangan dilatih kecekatannya, kaki diperkuat kekuatannya untuk berjalan, badan dilatih agar lebih tahan dari iklim yang berubah-ubah, dan lain sebagainya
3. Menjadikan Anda sebagai khalifah di muka bumi seperti menjadi pemimpin umat manusia yang beramai-ramai segera memperbaiki kerusakan-kerusakan di bumi, kerusakan-kerusakan ahklaq manusia dan lain-lain

Jadi sungguh berdosa/zolim apabila Anda merusak tubuh Anda sendiri, tidak mengelola tubuh Anda dengan yang terbaik dan tidak mau menjadi khalifah di muka bumi.

Wasalam

Selasa, April 22, 2008

Mak...nyos

Bismillah

Mak...nyos, muantab, enak tenan... dll

Mungkin kata-kata itu sering kita denger di acara-acara kuliner di televisi Indonesia, yang mewakili bahwa makanan tersebut sangat lezat.

Acara kuliner ini rata-rata ada disemua chanel televisi indonesia yang membahas makanan-makanan enak, makanan-makanan berkelas, makanan-makanan unik dan lain sebagainya
Dengan adanya acaranya itu kita bisa mencatat alamat resto/cafe/warung untuk mencobanya.

Tapi pernahkah kita berpikir. ......

Kalo yang menonton itu saudara-saudara kita yang sehari hanya bisa makan sebungkus nasi warteg yang itu pun hanya berisi nasi, tempe dan tahu. Jauh dari kelezatan yang ada di layar kaca kuliner tersebut.

Mungkin makanan-makanan yang disajikan di acara-acara kuliner tersebut hanyalah impian belaka mereka saja.
Mereka makan hanyalah untuk menambah tenaga mereka dalam mendapatkan rejeki di hari esok, mereka tidak pernah berpikir makanan ini kurang garam, makanan ini kurang merica, makanan ini kurang kecap dan lain sebagainya.

Masih beruntung untuk mereka yang belum berkeluarga, coba bayangkan kalo mereka yang sudah mempunyai keluarga dengan anak minimal satu. Apa yang bisa diterangkan ke anaknya tentang acara tersebut?

Nak makanan itu hanya untuk para pejabat-pejabat berdasi saja, Jadi doain bapak yah biar hasil penjualan koran bapak bisa meningkat, bapak bisa menjadi pejabat dan kita bisa bersama-sama menikmati makanan yang ada di televisi itu nak.


Dan tidak tertutup kemungkinan sang anak menanyakan acara tersebut kepada orang tuanya.

Pak, daging ayam itu rasanya seperti apa sih? Kapan kita bisa merasakan daging ayam itu?
Pak, minuman kok bisa berwarna warni, kok ada buahnya didalamnya? Kapan kita bisa mencobanya?
Pak, aku lapar, aku kepengen sekali makan makanan yang ada di televisi itu?


dan masih banyak pertanyaan-pertanyaan sulit lainnya yang harus dijawab.

Tapi siapakah yang bertanggung jawab atas perbuatan ini ? Merekakah? Media Televisikah?

Mungkin hati nurani lah yang bisa menjawab.

Coba kita lihat hadis dibawah ini :

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah bersabda, ''Makanan untuk dua orang, cukup untuk tiga orang. Makanan tiga orang, cukup untuk empat orang." (Hadis Mutafaq 'Alaih).

Apabila kita mengikuti sabda nabi diatas dengan setulus-tulusnya, mungkin yang namanya jurang pemisah antara si miskin dan si kaya tidak pernah ada.

Dan makan yang paling enak itu adalah makan dengan saudara-saudara kita dengan berbahagia. Kita bisa saling cerita dan berbagi, ada banyak tambahan pengalaman berharga dengan cara makan seperti itu. Waktu kita tidak terbuang dengan sia-sia

Tapi pernahkan kita memakan makanan di tempat mahal bersama dengan orang-orang aneh yang hanya memikirkan diri sendiri. Apakah enak makanan itu? Apakah senang perasaan kita? Apa ada tambahan pengalaman yang berharga?

Banyak arti dan maksud dari hadist diatas.

Jadi sebaiknya acara kuliner-kuliner diatas, bisa lebih menghargai perasaan saudara-saudara kita yang masih kekurangan.

Mungkin bisa dengan cara memasukkan acara tersebut ke acara premium (Indovision/Astro) karena hanya bisa ditonton untuk user yang layak. Sehingga sensitifitas saudara-saudara kita tidak terganggu.

Akhirul salam. Assalamu'alaikum Wr Wb

Selasa, Februari 12, 2008

Solar Cell sebagai bentuk penghematan energi listrik negara


Pernahkah kita berpikir bahwa pemborosan itu menjadikan kita satu saudara dengan setan.


Karena Allah sudah menjelaskan dengan sejelas-jelasnya didalam kitabNya yaitu

Alquran Surah ke 17 (Al Israa') ayat 27 :

Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.

Jadi bagaimana caranya biar kita tidak satu saudara dengan setan, yang sudah jelas di akhirat mereka ditempatkan di neraka?
Jawabannya adalah Penghematan. Ya Penghematan. Dengan berhemat kita sudah bisa lepas dari hubungan saudara dengan setan.
Karena dengan berhemat kita juga punya banyak keuntungan lain seperti Pengeluaran menjadi lebih ringan dsb.

Bagaimana caranya berhemat:
Disini kita bisa mulai dengan menghemat listrik.

Sebelumnya kita juga tahu bahwa masyarakat indonesia menggunakan listrik melalui PLN, dari yang kaya hingga miskin, begitupun dari gedung-gedung pencakar langit hingga rumah-rumah dipinggir kali. Semuanya menggunakan listrik PLN.
Bagaimana kalau misalkan dana pemerintah habis untuk membiayai listrik PLN. Hingga pemerintah tidak bisa membiayai instasi lain. Siapa yang salah?

Nah untuk hal ini mungkin kita bisa mencoba dengan menghemat energi listrik PLN yang dibiayai oleh pemerintah, dengan menggunakan energi matahari (solar cell).

Karena dengan kita berhemat menggunakan listrik PLN maka kita juga membantu pemerintah dalam permasalahan biaya listrik negara.

Apa itu Solar Cell?

Solar Cell atau yang dikenal dengan penangkap panas yang dibawah sinar matahari untuk diubah menjadi sumber energi listrik.

Alquran Surah ke 91 (Asy Syams) Ayat 1

Demi matahari dan cahayanya di pagi hari


The transformation of sunlight into electrical power with a solar cell

Pada umumnya solar cell merupakan sebuah hamparan semikonduktor yang dapat menyerap photon dari sinar matahari dan mengubahnya menjadi listrik. Sinar matahari yang mampu diserap oleh solar cell berkisar antara 30% hingga 50%. Setiap jenis semikonduktor yang berbeda hanya dapat menyerap photons pada tingkat energi tertentu saja.

Pembuatan Solar Cell : (diambil dari site http://www.solideas.com/solrcell/english.html)


Spoon with berries Step 1 - Stain the Titanium Dioxide with the Natural Dye: Stain the white side of a glass plate which has been coated with titanium dioxide (TiO). This glass has been previously coated with a transparent conductive layer (SnO), as well as a porous TiO film. Crush fresh (or frozen) blackberries, raspberries, pomegranate seeds, or red Hibiscus tea in a tablespoon of water. Soak the film for 5 minutes in this liquid to stain the film to a deep red-purple color. If both sides of the film are not uniformly stained, then put it back in the juice for 5 more minutes. Wash the film in ethanol and gently blot it dry with a tissue.


Apply a thin graphite layer to the conductive side of plate's surface. Step 2 - Coat the Counter Electrode: The solar cell needs both a positive and a negative plate to function. The positive electrode is called the counter electrode and is created from a "conductive" SnO coated glass plate. A Volt - Ohm meter can be used to check which side of the glass is conductive. When scratched with a finger nail, it is the rough side. The "non-conductive" side is marked with a "+." Use a pencil lead to apply a thin graphite (catalytic carbon) layer to the conductive side of plate's surface.


Add the Electrolyte. Steps 3 & 4 - Add the Electrolyte and Assemble the Finished Solar Cell: The Iodide solution serves as the electrolyte in the solar cell to complete the circuit and regenerate the dye. Place the stained plate on the table so that the film side is up and place one or two drops of the iodide/iodine electrolyte solution on the stained portion of the film. Then place the counter electrode on top of the stained film so that the conductive side of the counter electrode is on top of the film. Offset the glass plates so that the edges of each plate are exposed. These will serve as the contact points for the negative and positive electrodes so that you can extract electricity and test your cell.

Electrodes held together with clips.

Use the two clips to hold the two electrodes together at the corner of the plates.

The output is approximately 0.43 V and 1 mA/cm2 when the cell is illuminated in full sun through the TiO side.



Apabila solar cell dapat berkembang secara nasional, maka penghematan besar-besaran untuk subsidi biaya listrik negara dapat dilakukan.

Bersediakah anda menjadi pahlawan bangsa dengan membangun suatu industri pembuatan solar cell untuk indonesia dengan harga yang relatif murah, yang pastinya konsumen sudah menunggu untuk melakukan penghematan listrik dan pastinya untuk menjauhi sifat setan pada dirinya yaitu pemborosan.

Wasalam

Senin, Juli 02, 2007

Takdir atau Nasib?

Bismillah

Apakah anda dilahirkan sebagai lelaki itu sebagai nasib atau takdir?
Apakah anda dilahirkan di dunia pada tanggal 28 Februari 1979 itu sebagai nasib atau takdir?
Apakah anda dilahirkan menjadi pegawai IT itu sebagai nasib atau takdir?
Apakah anda dilahirkan dengan mempunyai istri 3 itu sebagai nasib atau takdir?
Apakah anda dilahirkan dengan mempunyai 8 anak itu sebagai nasib atau takdir?
Apakah anda dilahirkan menjadi miskin itu sebagai nasib atau takdir?
dan lain-lain......

Jadi apa sih yang namanya nasib maupun takdir?

Kalau menurut menurut wikipedia ensiklopedia
Takdir adalah suatu ketetapan akan garis kehidupan seseorang. Setiap orang lahir lengkap dengan skenario perjalanan kehidupannya dari awal dan akhir.

Namun bagaimana jawaban di Al Quran tentang takdir itu sendiri?
Didalam Al Quran dijelaskan bahwa takdir itu sudah tersimpan dan tercatat didalam kitab Lauh Mahfuzh.

Apa itu kitab Lauh Mahfuzh? Silahkan lihat beberapa ayat-ayat Suci Alquran dibawah ini :

(Al An'am 6:59)
Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)"

(Al A'raaf 7:37)
Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah atau mendustakan ayat-ayat-Nya? Orang-orang itu akan memperoleh bahagian yang telah ditentukan untuknya dalam Kitab (Lauh Mahfuzh); hingga bila datang kepada mereka utusan-utusan Kami (malaikat) untuk mengambil nyawanya, (di waktu itu) utusan Kami bertanya: "Di mana (berhala-berhala) yang biasa kamu sembah selain Allah?" Orang-orang musyrik itu menjawab: "Berhala-berhala itu semuanya telah lenyap dari kami," dan mereka mengakui terhadap diri mereka bahwa mereka adalah orang-orang yang kafir.

(Yunus 10:61)
Kamu tidak berada dalam suatu keadaan dan tidak membaca suatu ayat dari Al Quran dan kamu tidak mengerjakan suatu pekerjaan, melainkan Kami menjadi saksi atasmu di waktu kamu melakukannya. Tidak luput dari pengetahuan Tuhanmu biarpun sebesar zarrah (atom) di bumi ataupun di langit. Tidak ada yang lebih kecil dan tidak (pula) yang lebih besar dari itu, melainkan (semua tercatat) dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh).

(Huud 11:6)
Dan tidak ada suatu binatang melata[709] pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezkinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya[710]. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh).

(Ar Ra'd 13:39)
Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan (apa yang Dia kehendaki), dan di sisi-Nya-lah terdapat Ummul-Kitab (Lauh mahfuzh).

(Al Israa' 17:58)
Tak ada suatu negeripun (yang durhaka penduduknya), melainkan Kami membinasakannya sebelum hari kiamat atau Kami azab (penduduknya) dengan azab yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis di dalam kitab (Lauh Mahfuzh).

(Thaahaa 20:52)
Musa menjawab: "Pengetahuan tentang itu ada di sisi Tuhanku, di dalam sebuah kitab[Lauh Mahfuzh], Tuhan kami tidak akan salah dan tidak (pula) lupa;

(Al Anbiyaa' 21:105)
Dan sungguh telah Kami tulis didalam Zabur sesudah (Kami tulis dalam) Lauh Mahfuzh, bahwasanya bumi ini dipusakai hamba-hambaKu yang saleh.

(Al Hajj 22:70)
Apakah kamu tidak mengetahui bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa saja yang ada di langit dan di bumi?; bahwasanya yang demikian itu terdapat dalam sebuah kitab (Lauh Mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian itu amat mudah bagi Allah.

(Saba' 34:3)
Dan orang-orang yang kafir berkata: "Hari berbangkit itu tidak akan datang kepada kami." Katakanlah: "Pasti datang, demi Tuhanku Yang Mengetahui yang ghaib, sesungguhnya kiamat itu pasti akan datang kepadamu. Tidak ada tersembunyi daripada-Nya sebesar zarrahpun yang ada di langit dan yang ada di bumi dan tidak ada (pula) yang lebih kecil dari itu dan yang lebih besar, melainkan tersebut dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)",

(Faathir 35:11)
Dan Allah menciptakan kamu dari tanah kemudian dari air mani, kemudian Dia menjadikan kamu berpasangan (laki-laki dan perempuan). Dan tidak ada seorang perempuanpun mengandung dan tidak (pula) melahirkan melainkan dengan sepengetahuan-Nya. Dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan) dalam Kitab (Lauh Mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah adalah mudah.

(Yaasiin 36:12)
Sesungguhnya Kami menghidupkan orang-orang mati dan Kami menuliskan apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan. Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam Kitab Induk yang nyata (Lauh Mahfuzh).

(Az Zukhruf 43:4)
Dan sesungguhnya Al Quran itu dalam induk Al Kitab (Lauh Mahfuzh) di sisi Kami, adalah benar-benar tinggi (nilainya) dan amat banyak mengandung hikmah.

(Al-Hadid:22-23)
Firman Allah: ''Tiada suatu musibahpun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirmu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya, sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan kepadamu dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri''

Dari ayat-ayat diatas jelaslah bahwa takdir itu sudah Allah tentukan didalam kitabnya yaitu kitab Lauh Mahfuzh.
Karena di dalam kitab Lauh Mahfuzh Allah sudah memastikan bahwa :
1. Kunci-kunci semua yang ghaib (tidak ada yang mengetahui kecuali Allah SWT)
2. Kondisi di daratan dan lautan dari awal adanya dunia hingga akhir
3. Waktu dan tempat daun-daunan atau biji-bijian yang gugur
4. Sesuatu yang basah dan kering
5. Tanggal dan waktu meninggalnya seseorang
6. Catatan perbuatan manusia
7. Rezeki setiap binatang melata
8. Negri-negri yang akan dibinasakan dari awal dunia hingga akhir dunia
9. Ilmu Pengetahuan
10. Bumi di pusakai oleh hamba-hamba Allah yang saleh
11. Keadaan Langit dan Bumi
12. Hari kiamat
13. Kelahiran seorang manusia
14. Umur manusia
15. Musibah
16. Dll

Namun data-data yang tersimpan dalam kitab Lauh Mahfuzh hanya Allahlah yang dapat menghapus atau menetapkan perubahan baru.

Jadi apabila kita benar-benar yakin pada Allah dan kitab suci Al Quran yang merupakan didalam induk Kitab Lauh Mahfuzh, maka kita sebagai manusia yang sudah ditentukan takdirnya oleh Allah, tidak usah lah kita berepot-repot ria untuk :
- Menambah umur dengan menggunakan obat-obat atau teknologi secanggih apapun, karena pada kitab tersebut manusia sudah ditentukan umurnya sekian.
- Kita tidak usah berduka cita apabila ditimpa musibah karena musibah tersebut sudah ditentukan didalam kitabnya.
- Dan kita pun tidak perlu takut kalo bumi dikuasai oleh orang-orang kafir karena pada kitab tersebut dijelaskan bahwa bumi akan di pusakai oleh hamba-hamba Allah yang saleh.

Namun bagaimana dengan :
1. Rezeki untuk manusia ?
Karena pada salah satu ayatnya yang menjelaskan tentang kitab lauh mahfuzh bahwa hanya binatang yang sudah ditentukan rezekinya, bagaimana untuk manusia itu sendiri?

Untuk itu kita lihat ayat dibawah ini untuk penjelasan lebih lanjut tentang rezeki manusia :

(Saba' 34:24)
Katakanlah: "Siapakan yang memberi rezeki kepadamu dari langit dan dari bumi?" Katakanlah: "Allah", dan sesungguhnya kami atau kamu (orang-orang musyrik), pasti berada dalam kebenaran atau dalam kesesatan yang nyata.

(Al 'Ankabuut 29:17)

Sesungguhnya apa yang kamu sembah selain Allah itu adalah berhala, dan kamu membuat dusta[1146]. Sesungguhnya yang kamu sembah selain Allah itu tidak mampu memberikan rezki kepadamu; maka mintalah rezki itu di sisi Allah, dan sembahlah Dia dan bersyukurlah kepada-Nya. Hanya kepada- Nyalah kamu akan dikembalikan.

Jadi jelas bahwa pemberi rezeki itu hanyalah Allah saja yang dapat memberikan rezeki , bukanlah manusia, setan atau iblis.

Pada ayat dibawah ini dijelaskan bahwa Allah dalam pemberian rezekinya disesuaikan dengan ukuran manusia itu sendiri agar mereka tidak melampaui batas.

(Asy Syuura 42:27)
Dan jikalau Allah melapangkan rezki kepada hamba-hamba-Nya tentulah mereka akan melampaui batas di muka bumi, tetapi Allah menurunkan apa yang dikehendaki-Nya dengan ukuran. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui (keadaan) hamba-hamba-Nya lagi Maha Melihat.

Namun Allah pun pernah memberikan rezekinya kepada siapa yang dikehendaki tanpa hisab hal ini terjadi pada Maryam (Ibu Nabi Isa)

(Ali 'Imran 3:37)
Maka Tuhannya menerimanya (sebagai nazar) dengan penerimaan yang baik, dan mendidiknya dengan pendidikan yang baik dan Allah menjadikan Zakariya pemeliharanya. Setiap Zakariya masuk untuk menemui Maryam di mihrab, ia dapati makanan di sisinya. Zakariya berkata: "Hai Maryam dari mana kamu memperoleh (makanan) ini?" Maryam menjawab: "Makanan itu dari sisi Allah." Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa hisab.

Maka sembahlah Allah dengan khusus, mintalah permohonan rezki hanya kepadanya, maka Allah akan melapangkan rezkinya.

(Ar Ruum 30:37)
Dan apakah mereka tidak memperhatikan bahwa Sesungguhnya Allah melapangkan rezki bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan Dia (pula) yang menyempitkan (rezki itu). Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang beriman.

Kita semua pasti dilahirkan dari perut ibunda, tapi siapakah yang menghendaki kita lahir, orangtua kitakah?

(Al-Qashash:68).
''Dan Tuhanmu menciptakan apa yang Dia kehendaki dan memilihnya.''

(Ibrahim: 27)
''Dan Allah membuat apa saja yang Ia kehendaki.''
(Ali Imran:6).
''Dialah yang membentuk kamu dalam rahim sebagaimana dikehendaki-Nya.'' Adapun yang berhubungan dengan perbuatan hamba-Nya, Allah berfirman ''Kalau menghendaki tentu Dia memberi kekuasaan kepada mereka terhadap kamu, lalu pastilah mereka memerangimu.''(An-Nisa': 90).

Dan Kenapa juga kok masih banyak orang-orang kafir walaupun Islam sudah tegak di muka bumi ini ?

(At-Takwir: 28-29)

''(Yaitu) bagi siapa di antara kamu yang mau menempuh jalan yang lurus dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan semesta-alam.''

Kita masuk Neraka dan Surgapun sudah ditentukan oleh Allah kecuali kita berbuat (ikhtiar) agar terhindar dari nerakanya Allah, hal ini dijelaskan dalam

Hadits yang diriwayatkan al-Bukhari dan Muslim dan lafazh dari riwayat Imam al-Bukhari dari Ali bin Abi Thalib, sesungguhnya Nabi bersabda. ''Setiap orang dari kalian telah ditentukan tempatnya di Surga atau di Neraka. Seseorang bertanya, 'Kenapa kita tidak pasrah saja, wahai Rasulullah?' Beliau menjawab: 'Jangan, akan tetapi berbuatlah karena masing-masing akan dimudahkan”. Kemudian beliau membaca ayat, 'Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa.'' (AI-Lail: 5)

Kita pun dilarang pasrah, hanya karena sudah takdir sudah ditentukan oleh Allah, beruntung kalau kita pasrah dalam menghadapi takdir yang penuh kenikmatan di dunia, bagaimana kalau kita ditakdirkan mendapatkan kesusahan di dunia, pasrah?? Tambah runyam. Kenapa kita tidak niat, berikhtiar dan doa untuk mendapatkan keuntungan dunia, karena pasrah itu dilarang oleh Nabi kita Nabi Muhammad SAW. Hal ini ditegaskan dalam hadist :

Hadist riwayat Muslim dengan lafahz ''Masing-masing dimudahkan sesuai takdirnya.'' Maka Rasulullah memerintahkan untuk berbuat dan melarang pasrah kepada takdir.
Firman-Nya ''Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupunnya.''(Al-Baqarah: 286)

Oleh karena itu jadilah orang mukmin yang selalu bersyukur apabila diberikan kenikmatan dan bersabar apabila ditimpa musibah, seperti hadist dibawah ini

Nabi bersabda: ''Sungguh menakjubkan segala urusan orang mukmin, seluruhnya baik, yang itu tidak terjadi kecuali pada diri orang mukmin. Jika ia mendapatkan kenikmatan lalu bersyukur maka itu baik baginya, jika tertimpa musibah lalu bersabar maka itu juga baik baginya.''(HR. Muslim)

Tambahan :
Ada beberapa pendapat tentang bagaimana seorang manusia menyikapi takdir tersebut yang sesuai dengan aturan agama. Dalam hal ini ada tiga pendapat ulama.

Pertama, mereka yang mengatakan bahwa takdir adalah keputusan Allah dimana baik dan buruk nasib sesorang ditentukan sepenuhnya oleh Allah tanpa manusia bisa berupaya dan mengganti keadaan tersebut. Di sini manusia dituntut untuk pasrah terhadap ketentuan yang telah diberikan, golongan ini disebut golongan Jabariah.

Kedua, mereka yang mengatakan bahwa nasib dan takdir seseorang ditentukan oleh seberapa besar usaha orang tersebut tanpa ada intervensi dan keikutsertaan Allah terhadap perjalanan hidup seorang hamba, dan lebih lanjut menyatakan bahwa di situ terhampar lahan luas dimana manusia bebas dan berkuasa penuh terhadap nasib yang akan dilalui nanti. Golongan ini disebut Qodariah.

Dan golongan terakhir adalah mereka yang mengatakan bahwa Allah telah menetapkan nasib dan takdir seseorang namun manusia tetap dituntut untuk berupaya semaksimal mungkin untuk merubah keadaan dan kondisiya, dan perubahan itu bisa diupayakan atas kuasa Ilahi dan ridlo dari-Nya meski nasib dan suratan takdir telah tertulis. Golongan ini adalah ulama dari Ahli Sunnah waljamaah.

Dari posting ini mungkin dapat menambah ilmu saudara-saudara sekalian

wasalam

Sabtu, Mei 28, 2005

Masyarakat Robot yang membuka sudut pandang anda

Bismillah
(Semoga bahan dibawah ini tidak menimbulkan cela apapun)

Disini saya coba menjelaskan tentang arti Ketuhanan dengan permisalan di masyarakat robot.
Sebab didalam realitasnya kita sebagai manusia yang diciptakan olehNYA diwajibkan untuk menyembah Allah. Tetapi kebanyakan dari kita tidak tahu Apa itu Allah?

Marilah kita mencoba untuk merenungkan dan memikirkan cerita dibawah ini, cerita ini hanya permisalan atau percontohan semata,dan dilengkapi dengan ayat suci Al Quran yang dijadikan bukti realitas dalam cerita ini. Semoga dalam cerita ini kita dapat membuka sudut pandang tentang ketuhanan lebih dalam lagi :

Andaikan anda adalah orang yang genius, kreatif dan ambisius untuk menciptakan sebuah robot. Maka robot yang pertama kali anda ciptakan adalah robot yang dapat melayani semua kebutuhan anda agar hidup anda menjadi lebih mudah dan cepat.

>>Disini Allah menciptakan sebuah malaikat yang terbuat dari nur cahaya

Al A’raaf 7:206. Sesungguhnya malaikat-malaikat yang ada di sisi Tuhanmu tidaklah merasa enggan menyembah Allah dan mereka mentasbihkan-Nya dan hanya kepada-Nya-lah mereka bersujud.

Apabila robot pertama tersebut benar-benar sudah sesuai dengan kebutuhan anda, maka andapun pasti ingin membuat robot yang kedua yang lebih canggih dari robot yang pertama yaitu robot tsb dilengkapi dengan Artificial Intelegent, dimana dengan teknologi ini si robot tsb tidak hanya dapat melayani kebutuhan anda tetapi robot tsb dapat mengembangkan pikirannya untuk kebutuhan si robot itu sendiri agar dalam melayani anda dapat lebih baik dan lebih baik lagi.

>>Disini Allah menciptakan sebuah Jin yang terbuat dari Api


Al A’raaf 7:12
Allah berfirman: "Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di waktu Aku menyuruhmu?" Menjawab iblis "Saya lebih baik daripadanya: Engkau ciptakan saya dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah."

Karena pada perkembangannya ternyata robot kedua tersebut menginginkan suatu pasangan agar mereka dapat berkembang biak, maka Anda yang genius dapat mengabulkan permintaannya. Dan anda pun menciptakan suatu tempat khusus yang maha besar, penciptaan yang sangat susah dan detil dimana dalam penciptaan tersebut diciptakan robot2 acessoris agar lebih hidup, seperti robot binatang, robot tumbuhan, robot angin, robot langit, robot galaxi untuk mereka agar mereka dapat bebas melakukan apa saja, dan yang pasti tujuan anda pada penciptaa yang maha dasyat itu agar mereka tetap mengingat dan mengabdi kepada Anda.

>>Disini Allah menciptakan galaksi beserta isinya. Dan Jin tersebut ditempatkan pada suatu planet yang dinamakan bumi.

Al Mu’min 40:57. Sesungguhnya penciptaan langit dan bumi lebih besar daripada penciptaan manusia akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.

Ali Imran 3:191
(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.

Fushshilat 41:9. Katakanlah: "Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada Yang menciptakan bumi dalam dua masa dan kamu adakan sekutu-sekutu bagiNya? (Yang bersifat) demikian itu adalah Rabb semesta alam."

Fushshilat 41:12
Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa. Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang yang cemerlang dan Kami memeliharanya dengan sebaik-baiknya. Demikianlah ketentuan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.

>>Tetapi karena kecerdasan dan ketrampilan masyarakat jin, maka mereka pun telah mencapai abad dimana abad tersebut ada sebagian dari mereka sudah dapat menembus langit ketujuh (dimana para jin tersebut mendapatkan informasi2 tentang masa depan)

Al Jin 72:8
dan sesungguhnya kami(jin) telah mencoba mengetahui (rahasia) langit, maka kami mendapatinya penuh dengan penjagaan yang kuat dan panah-panah api,

Al Jin 72:9
dan sesungguhnya kami dahulu dapat menduduki beberapa tempat di langit itu untuk mendengar-dengarkan (berita-beritanya). Tetapi sekarang barangsiapa yang (mencoba) mendengar-dengarkan (seperti itu) tentu akan menjumpai panah api yang mengintai (untuk membakarnya).


Tetapi andapun berpikir bagaimana pengabdian mereka kepada Anda yang selama ini mereka lakukan, apabila mereka mendapatkan robot jenis baru yang lebih baik, apakah lebih baik atau lebih buruk, maka setelah minta pendapat dari robot ke 1 anda yang geniuspun lalu menciptakan sebuah robot mutakhir dimana robot tersebut tidak saja diciptakan Artificial Intelegent tapi robot itu disertai dengan Perasaan dan hawa nafsu.


>>Disini Allah menciptakan sebuah manusia yang terbuat dari tanah

Al Baqarah 2:30
Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi." Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui."

As Sajdah 32:7
Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan Yang memulai penciptaan manusia dari tanah.

Setelah menciptaan robot ke 3 tersebut andapun meminta mereka untuk menghormati dan memuliakan pada hasil penciptaan anda.
Tetapi apa yang anda harapkan ternyata tidak sesuai dengan yang anda harapkan. Ternyata robot ke 2 tersebut tidak mau melakukan apa yang anda perintahkan, robot ke 2 berkata kepada anda dengan nada sombong , mengapa saya harus menghormati robot tsb padalah saya lebih baik dari robot tsb

>>Disini Allah memperlihatkan bukti kesombongan Iblis

Al A’raaf 7:11. Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu (Adam), lalu Kami bentuk tubuhmu, kemudian Kami katakan kepada para malaikat: "Bersujudlah kamu kepada Adam", maka merekapun bersujud kecuali iblis. Dia tidak termasuk mereka yang bersujud.

Al A’raaf 7:12. Allah berfirman: "Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di waktu Aku menyuruhmu?" Menjawab iblis "Saya lebih baik daripadanya: Engkau ciptakan saya dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah."

Al A’raaf 7:13. Allah berfirman: "Turunlah kamu dari surga itu; karena kamu sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya, maka keluarlah, sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hina."

Al A’raaf 7:14. Iblis menjawab: "Beri tangguhlah saya(untuk mengganggu manusia dan mangajak keseasatan) sampai waktu mereka dibangkitkan."
Al A’raaf 7:15. Allah berfirman: "Sesungguhnya kamu termasuk mereka yang diberi tangguh."
Al A’raaf 7:16. Iblis menjawab: "Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus,
Al A’raaf 7:17. kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat).
Al A’raaf 7:18. Allah berfirman: "Keluarlah kamu dari surga itu sebagai orang terhina lagi terusir. Sesungguhnya barangsiapa di antara mereka mengikuti kamu, benar-benar Aku akan mengisi neraka Jahannam dengan kamu semuanya."

Dan sejak itu Andapun berkonsentrasi pada robot ke 3, diberikan segala permintaannya seperti seorang Istri,

>>Allahpun memberikan keleluasan pada Adam dan istrinya untuk menikmati segala sesuatu yang ada disurga

Al A’raaf 7:19. (Dan Allah berfirman): "Hai Adam bertempat tinggallah kamu dan isterimu di surga serta makanlah olehmu berdua (buah-buahan) di mana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu berdua mendekati pohon ini, lalu menjadilah kamu berdua termasuk orang-orang yang zalim."

tetapi sesuai perkembangannya ternyata si robot ke 3 dapat dipengaruhi buruk oleh robot ke 2 untuk melanggar peraturannya, agar robot ke 3 mengikuti jejak2 buruk robot ke 2.

>>Disini Adam dipengaruhi oleh Iblis untuk melanggar peraturan agar memakan buah terlarang tsb, padahal buah tersebut adalah satu2nya buah yang dilarang oleh Allah untuk menguji pengabdian ciptaanya apakah dilanggar atau tidak

Al A’raaf 7:20. Maka syaitan membisikkan pikiran jahat kepada keduanya untuk menampakkan kepada keduanya apa yang tertutup dari mereka yaitu auratnya dan syaitan berkata: "Tuhan kamu tidak melarangmu dan mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang-orang yang kekal (dalam surga)."
Al A’raaf 7:21. Dan dia (syaitan) bersumpah kepada keduanya. "Sesungguhnya saya adalah termasuk orang yang memberi nasehat kepada kamu berdua",
Al A’raaf 7:22. maka syaitan membujuk keduanya (untuk memakan buah itu) dengan tipu daya. Tatkala keduanya telah merasai buah kayu itu, nampaklah bagi keduanya aurat-auratnya, dan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun surga. Kemudian Tuhan mereka menyeru mereka: "Bukankah Aku telah melarang kamu berdua dari pohon kayu itu dan Aku katakan kepadamu: "Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu berdua?"

Dan ternyata si robot ke 3 itu mengikuti ajakan robot ke 2 untuk melanggar jinji anda, karena anda mempunyai alat monitoring sehingga anda mengetahui kegagalan pada robot 3 agar tidak melanggar perintah maka anda pun menanyakan kepada robot 3 mengapa melakukan hal tsb.

>>Alat monitoring Allah kepada manusia

Qaaf 50:16
Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya,

Qaaf 50:17.
(yaitu) ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri.

Tetapi apa yang dilakukan robot ke 3? Ternyata robot ke 3 memohon ampun dengan sangat karena kelalaiannya, dia sujud dihadapan anda agar dimaafkan. Karena hal tersebut, andapun memaafkan, tetapi karena robot ke 3 tsb melanggar maka robot ke 3 dipindah kan ke tempat khusus dimana tempat tersebut adalah tempat yang telah ditempati oleh robot ke 2, tetapi karena kegeniusan anda, maka Anda menciptakan suatu dimensi/Alam dimana robot ke 3 tidak dapat melihat lingkungan masyarakat yang telah dibangun dan diciptakan oleh robot ke 2 (Alam Gaib), tetapi robot ke 2 dapat melihat dan menggangu robot ke 3 (karena ilmu yang telah dicapai robot ke 2 sudah mencapai perpindahan dimensi/zona robot ke 3) dimana robot ke 2 mengajak agar berbuat yang tidak sesuai dengan ajakan anda.

>>Manusiapun meminta maaf atas kejadian tersebut, lalu Allah menurunkannya ke bumi

Al A’raaf 7:23. Keduanya berkata: "Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.
Al A’raaf 7:24. Allah berfirman: "Turunlah kamu sekalian, sebahagian kamu menjadi musuh bagi sebahagian yang lain. Dan kamu mempunyai tempat kediaman dan kesenangan (tempat mencari kehidupan) di muka bumi sampai waktu yang telah ditentukan."

Karena melihat tingkah laku robot ke 2 semakin menjadi2, mengajak robot ke 3 berbuat yang tidak sesuai dengan ajaran anda yaitu berbuat kerusakan ditempat yang anda ciptakan khusus tsb(misalkan bumi),

>>Akibat dari perbuatan jin yang melakukan kerusakan dengan cara memandang baik perbuatan buruk .

Al Ankabuut 29:38.
Dan (juga) kaum 'Aad dan Tsamud, dan sungguh telah nyata bagi kamu (kehancuran mereka) dari (puing-puing) tempat tinggal mereka. Dan syaitan menjadikan mereka memandang baik perbuatan-perbuatan mereka, lalu ia menghalangi mereka dari jalan (Allah), sedangkan mereka adalah orang-orang berpandangan tajam,

Al A’raaf 7:127. Berkatalah pembesar-pembesar dari kaum Fir'aun (kepada Fir'aun): "Apakah kamu membiarkan Musa dan kaumnya untuk membuat kerusakan di negeri ini (Mesir) dan meninggalkan kamu serta tuhan-tuhanmu?." Fir'aun menjawab: "Akan kita bunuh anak-anak lelaki mereka dan kita biarkan hidup perempuan-perempuan mereka; dan sesungguhnya kita berkuasa penuh di atas mereka."

Oleh karena itu andapun menciptakan robot baru dimana robot itu hanyalah perkembangan dari robot ke 3, tetapi robot tsb mempunyai ilmu pengabdian pada anda yang tinggi, dan disertakan ilmu Anti Robot ke 2 yang canggih (yg tdk dpt dipengaruhi oleh robot ke 2) dan diberikan buku manual khusus untuk masyarakat robot ke 3 agar sesuai dengan yang anda inginkan. Dan robot ke 3 itu saya namakan robot ke 3A

>>Disini Allah menurunkan nabi2 untuk mengajak manusia berbuat kebenaran dan mengabdi kepada satu Tuhan yaitu Allah SWT, dan nabi2 tersebut diberikan kitab suci, untuk pedoman ke jalan yang lurus dan terang

Al Ahzab 33:7. Dan (ingatlah) ketika Kami mengambil perjanjian dari nabi-nabi dan dari kamu (sendiri) dari Nuh, Ibrahim, Musa dan Isa putra Maryam, dan Kami telah mengambil dari mereka perjanjian yang teguh(kesanggupan menyampaikan agama kepada umatnya masing-masing.)

Al Ankabuut 29:27
Dan Kami anugrahkan kepda Ibrahim, Ishak dan Ya'qub, dan Kami jadikan kenabian dan Al Kitab pada keturunannya, dan Kami berikan kepadanya balasannya di dunia; dan sesungguhnya dia di akhirat, benar-benar termasuk orang-orang yang saleh.

Al A’raaf 7:103
Kemudian Kami utus Musa sesudah rasul-rasul itu dengan membawa ayat-ayat Kami kepada Fir'aun dan pemuka-pemuka kaumnya, lalu mereka mengingkari ayat-ayat itu. Maka perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang membuat kerusakan.

Ali Imran 3:59. Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: "Jadilah" (seorang manusia), maka jadilah dia.

An Nuur 24:ayat 34.
Dan sesungguhnya Kami telah menurunkan kepada kamu ayat-ayat yang memberi penerangan, dan contoh-contoh dari orang-orang yang terdahulu sebelum kamu dan pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.

Dan apa yang terjadi setalah anda menciptakan sebuah robot ke 3A, ternyata sebagian dari robot ke 2, dan sebagian masyarakat robot ke 3 mengikuti ajaran robot ke 3A untuk mengikuti ajarannya dan mengabdi hanya kepada anda, berbeda dengan sebagian robot ke 2 dan sebagian masyarakat robot ke 3 lainnya, mereka terus mengompori dan berencana memecah belah dan menghancurkan robot2 yang mengikuti ajaran robot 3A.

>>Setelah adanya nabi, masyarakat jin terbagi dari 2 bagian ada yang sholeh dan ada yang tidak, Yang soleh dinamakan jin muslim, sedang yang berbuat kerusakan adalah iblis dan syetan

Al Jin 72:1. Katakanlah (hai Muhammad): "Telah diwahyukan kepadamu bahwasanya: telah mendengarkan sekumpulan jin (akan Al Quran), lalu mereka berkata: Sesungguhnya kami telah mendengarkan Al Quran yang menakjubkan,

Al Jin 72:2. (yang) memberi petunjuk kapada jalan yang benar, lalu kami beriman kepadanya. Dan kami sekali-kali tidak akan mempersekutukan seseorangpun dengan Tuhan kami,

Al Jin 72:3. dan bahwasanya Maha Tinggi kebesaran Tuhan kami, Dia tidak beristeri dan tidak (pula) beranak.

Al Jin 72:11. Dan sesungguhnya di antara kami(jin) ada yang saleh dan di antara kami ada (pula) yang tidak demikian halnya. Adalah kami menempuh jalan yang berbeda-beda.



Tetapi karena anda dapat langsung mengabulkan permintaan robot 3A maka pada perjalanan waktu, karena kesusahan robot 3A untuk mencerahkan robot2 yang sudah tidak mengikuti ajaran anda maka anda pun mengabulkan permintaan robot 3A, seperti bencana alam, gempa bumi, tanah longsor, banjir hingga tidak ada yg selamat, gunung meletus dsb.

>>Allah pun menanyakan kepada manusia, siapa yang dapat melindungimu dari bencana?

Al Ahzab 33:17.
Katakanlah: "Siapakah yang dapat melindungi kamu dari (takdir) Allah jika Dia menghendaki bencana atasmu atau menghendaki rahmat untuk dirimu?" Dan orang-orang munafik itu tidak memperoleh bagi mereka pelindung dan penolong selain Allah.

Begitulah seterusnya hingga robot ke 2, mengaku2 sebagai robot 3A, agar robot ke 3 dapat mengikuti ajaran2 sesat yang diberikan. Dengan memberikan kitab2 palsu yang pastinya tidak akan sesuai dengan perkembangan jaman, sehingga terus direvisi, hingga revisi tersebut isinya tidak menyusahkan pengikut2nya. Dan ada juga yang mengaku sebagai anak sang pencipta, padahal andapun tidak mau disamakan dengan robot yang anda diciptakan sendiri. Dan ada juga yang mengaku sebagai pembantu sang pencipta yang dapat mengabulkan permohonan doanya.

>>Ciptaan Allah dan sembahan2 selain Allah tidak mempunyai kekuasaan sedikitpun

Saba’ 34:22
Katakanlah: " Serulah mereka yang kamu anggap (sebagai tuhan) selain Allah, mereka tidak memiliki (kekuasaan) seberat zarrahpun di langit dan di bumi, dan mereka tidak mempunyai suatu sahampun dalam (penciptaan) langit dan bumi dan sekali-kali tidak ada di antara mereka yang menjadi pembantu bagi-Nya.

Sekian.


Setelah anda membaca cerita diatas, apa yang dapat anda petik?

>>Apakah anda tetap yakin bahwa ajaran yang anda anut adalah dari sang pencipta?
(hanya anda yang tahu)

>>Apakah sang pencipta itu berupa patung?

Al Quran menjawab dengan suatu cerita pada zaman nabi ibrahim:

Surat Al Anbiyaa ‘ 21
52. (Ingatlah), ketika Ibrahim berkata kepada bapaknya dan kaumnya: "Patung-patung apakah ini yang kamu tekun beribadat kepadanya?"
53. Mereka menjawab: "Kami mendapati bapak-bapak kami menyembahnya."
54. Ibrahim berkata: "Sesungguhnya kamu dan bapak-bapakmu berada dalam kesesatan yang nyata."
55. Mereka menjawab: "Apakah kamu datang kepada kami dengan sungguh-sungguh ataukah kamu termasuk orang-orang yang bermain-main?"
56. Ibrahim berkata: "Sebenarnya Tuhan kamu ialah Tuhan langit dan bumi yang telah menciptakannya: dan aku termasuk orang-orang yang dapat memberikan bukti atas yang demikian itu."
57. Demi Allah, sesungguhnya aku akan melakukan tipu daya terhadap berhala-berhalamu sesudah kamu pergi meninggalkannya.
58. Maka Ibrahim membuat berhala-berhala itu hancur berpotong-potong, kecuali yang terbesar (induk) dari patung-patung yang lain; agar mereka kembali (untuk bertanya) kepadanya.
59. Mereka berkata: "Siapakah yang melakukan perbuatan ini terhadap tuhan-tuhan kami, sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang zalim."
60. Mereka berkata: "Kami dengar ada seorang pemuda yang mencela berhala-berhala ini yang bernama Ibrahim ."
61. Mereka berkata: "(Kalau demikian) bawalah dia dengan cara yang dapat dilihat orang banyak, agar mereka menyaksikan."
62. Mereka bertanya: "Apakah kamu, yang melakukan perbuatan ini terhadap tuhan-tuhan kami, hai Ibrahim?"
63. Ibrahim menjawab: "Sebenarnya patung yang besar itulah yang melakukannya, maka tanyakanlah kepada berhala itu, jika mereka dapat berbicara."
64. Maka mereka telah kembali kepada kesadaran dan lalu berkata: "Sesungguhnya kamu sekalian adalah orang-orang yang menganiaya (diri sendiri)",
65. kemudian kepala mereka jadi tertunduk (lalu berkata): "Sesungguhnya kamu (hai Ibrahim) telah mengetahui bahwa berhala-berhala itu tidak dapat berbicara."
66. Ibrahim berkata: Maka mengapakah kamu menyembah selain Allah sesuatu yang tidak dapat memberi manfaat sedikitpun dan tidak (pula) memberi mudharat kepada kamu?"
67. Ah (celakalah) kamu dan apa yang kamu sembah selain Allah. Maka apakah kamu tidak memahami?

>>Apakah sang pencipta itu memberikan kitab suci yang solid/pasti yang selalu mengikuti perkembangan jaman dan tidak akan ada revisi hingga akhir nanti?

Al Quran Menjawab:

Al A’raaf 7:52. Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan sebuah Kitab (Al Quran) kepada mereka yang Kami telah menjelaskannya atas dasar pengetahuan Kami; menjadi petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.

Al ‘Ankabuut 29:49. Sebenarnya, Al Quran itu adalah ayat-ayat yang nyata di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu(Maksudnya: ayat-ayat Al Quran itu terpelihara dalam dada dengan dihapal oleh banyak kaum muslimin turun temurun dan dipahami oleh mereka, sehingga tidak ada seorangpun yang dapat mengubahnya.). Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami kecuali orang-orang yang zalim.

>>Apakah nabi bisa menjadi Tuhan?

Al Quran menjawab:

Al Maa’idah 5:72. Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu." Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.

>>Apakah sang pencipta itu punya anak dan ibu?

Al Quran menjawab:
Al Maa’idah 5:116. Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: "Hai Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: "Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?." Isa menjawab: "Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakan maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib-ghaib."

>>Apakah sang pencipta menyuruh kita apabila mencari keridhaannya untuk tidak bersuami/beristri dan mengurum diri didalam biara?

Al Quran menjawab :

Al Hadiid 57:27. Kemudian Kami iringi di belakang mereka dengan rasul-rasul Kami dan Kami iringi (pula) dengan Isa putra Maryam; dan Kami berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan dalam hati orang- orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang. Dan mereka mengada-adakan rahbaniyyah (tidak beristeri atau tidak bersuami dan mengurung diri dalam biara) padahal kami tidak mewajibkannya kepada mereka tetapi (mereka sendirilah yang mengada-adakannya) untuk mencari keridhaan Allah, lalu mereka tidak memeliharanya dengan pemeliharaan yang semestinya. Maka Kami berikan kepada orang-orang yang beriman di antara mereka pahalanya dan banyak di antara mereka orang-orang fasik.

Apakah anda ingin tahu lebih jauh tentang keberadaan Allah, cobalah anda baca Al Quran dimana kitab itu adalah kitab suci yang universal, solid dan tidak ada yang bisa merubah isinya walaupun oleh jin yg hebat sekalipun.

Al Israa' 17:88. Katakanlah: "Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa Al Quran ini, niscaya mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengan dia, sekalipun sebagian mereka menjadi pembantu bagi sebagian yang lain."

Bacalah terus Al Quran, agar anda dapat memahami arti hidup anda di dunia ini.

Al ‘Ankaabut 29:45. Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Wasalam