Sabtu, Mei 07, 2005

Anti Gempa

Kita sebagai kaum muslimin harus jeli bahwa kitab suci Al Quran yaitu suatu kitab yang dibuat oleh Allah SWT dengan perantaraan Nabi Muhammad SAW, telah memberikan suatu cara pencegahan gempa yaitu pada Surat Al Ankabut.

Dan di Al Quranini saya menemukan beberapa ayat yang dapat mencegah terjadinya gempa. Sebenarnya cara tersebut sangat mudah apabila, para muslimin terutama pemuka agama menasehati para warganya, untuk mendapatkan mencegah terjadinya gempa yang dewasa ini sedang terjadi.

Awalnya kita dapat perhatikan arti pada ayat dibawah ini, yaitu :


Dan sesungguhnya Kami tinggalkan daripadanya satu tanda yang nyata bagi orang-orang yang berakal. (Al Ankabut(29) ayat 35)

Dalam ayat ini dapat diterjemahkan apabila kita ingin mencari pencegahannya dari suatu bencana, Allah telah meninggalkan bukti atau suatu tanda yang nyata pada suatu penduduk sebelum terjadinya bencana gempa yang dashyat.

Contohnya pada penduduk Madyan pada zamannya nabi Syuaib, dimana pada zaman tersebut terdapat tanda2 bahwa akan terjadinya suatu bencana gempa bumi yang dahsyat, seperti :


1. Menyembah selain Allah (yaitu berhala,keris,pohon,harta, istri, anak, dsb)
2. Tidak mengharapkan hari akhir (terlalu senang dengan kehidupan dunia)
3. Selalu membuat kerusakan di muka bumi (menjadikan homo dan lesbi sesuatu yang halal (pada zaman Nabi Syuaib), menghalalkan sesuatu yang haram, penggundulan hutan, pembakaran rumah2 penduduk, dsb)
4. Tidak mendengarkan peringatan para kyai atau wali kaum muslimin bahwa akan terjadi suatu bencana (masuk kuping kanan keluar ke kuping kiri, mengabaikan, bahkan itu menjadi suatu ancaman)

Kriteria diatas terdapat dalam ayat al Quran dibawah ini :

Dan kepada penduduk Mad-yan, saudara mereka Syu'aib, maka ia berkata: "Hai kaumku, sembahlah olehmu Allah, harapkanlah hari akhir, dan jangan kamu berkeliaran di muka bumi berbuat kerusakan". (Al Ankabut(29) ayat 36)

Karena pada penduduk Madyan memiliki 4 kriteria tersebut maka, sesuai dengan ayat Al Quran dibawah ini :

Maka mereka mendustakan Syu'aib, lalu mereka ditimpa gempa yang dahsyat, dan jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di tempat-tempat tinggal mereka. (Al Ankabut(29) ayat 37)

Pada ayat diatas Penduduk Madyan ditimpa gempa yang dahsyat, sehingga banyak mayat2 yang bergelimpangan di sekitar tempat tinggal mereka.

Jadi pesan pada ayat2 Al Quran tersebut, Gempa bumi tidak timbul karena gejala Alam (yang menurut para ahli zionis) tetapi gempa bumi itu timbul karena kriteria2 diatas, dan dalam al Quran juga dijelaskan :

Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buat untuk manusia; dan tiada yang memahaminya kecuali orang-orang yang berilmu. (Al Ankabut(29) ayat 43)

Contoh2 musibah di ayat tersebut memang ditujukan untuk manusia untuk dipahami dengan sebenar-benarnya untuk melakukan pencegahan agar musibah tersebut tidak terulang di zaman yang akan datang .

Jadi pada kesimpulannya anti gempa adalah bukanlah suatu alat pencegahan tetapi difokuskan pada penduduknya agar mereka selalu (sesuai ayat Al Ankabut :36) :
1. Menyembah Sang Pencipta Allah SWT
2. Mengharapkan hari akhir
3. Tidak membuat kerusakan di muka bumi
4. Mendengarkan peringatan para kyai atau kaum muslimin dengan seksama disertai dengan tindakan yang nyata


Dan pada kriteria ke 4 dapat ditambahkan, Al Quran juga sudah menjelaskan bahwa

Dan tidaklah Allah membinasakan kota-kota, sebelum Dia mengutus di ibukota itu seorang rasul yang membacakan ayat-ayat Allah kepada mereka; dan tidak pernah Allah membinasakan kota-kota; kecuali penduduknya dalam keadaan melakukan kezaliman. (Al Qashash(28) ayat 59)


Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi pembaca untuk mencegah daerahnya terjadi gempa bumi yang dahsyat. (NovaKumala)

Tidak ada komentar: